Arema FC Senang Liga 1 2021 Terpusat di Jawa

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 30 Mei 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 30 49 2417497 arema-fc-senang-liga-1-2021-terpusat-di-jawa-QQZy4Jqsu4.jpg Eduardo Almeida pimpin latihan Arema FC. (Foto/MPI/Avirista Midaada)

MALANG - Keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyelenggarakan kompetisi Liga 1 2021 dalam format bubble to bubble di Pulau Jawa diapresiasi Arema FC. Keputusan pemusatan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021-2021 diambil setelah adanya Kongres PSSI yang digelar di Jakarta.

Penyelenggaraan Liga 1 bakal ada sejumlah seri yang dipusatkan di sejumlah stadion di Pulau Jawa, yang mana penyelenggaraannya mirip dengan gelaran Piala Menpora 2021. Liga 1 tetap menggunakan sistem degradasi dan promosi.

Foto/Liga Indonesia Baru

"Pertama, tentunya kita mengapresiasi kongres tadi, ketua umum menyampaikan salah satu programnya adalah kompetisi Liga 1, di mana formatnya tetap ada promosi dan degradasi," ucap Sudarmaji saat dikonfirmasi, Minggu (30/5/2021).

Baca juga: Liga 1 2021 Terpusat di Pulau Jawa, Ini Respons Persija Jakarta

Terkait keputusan penyelenggaraan kompetisi di Pulau Jawa, tim-tim yang terlibat bakal membicarakannya kelanjutannya. Salah satu pembahasan khusus yakni sistem bubble to bubble atau seri.

Baca juga: Hasil Kongres Biasa PSSI Munculkan Format Baru Liga 1 2021-2022, Apa Itu?

"Konkretnya secara detail akan dibicarakan dengan klub pada pertemuan 3 Juni. Setelah itu, membahas tentang apa saja terkait persiapan klub menghadapi format bubble to bubble, dan penyelenggaraannya yang berpusat di Jawa, yang diatur enam seri,” tutur Sudarmadji.

“Tiga seri di daerah yang terbagi di stadion di Jakarta dan Jawa Barat. Kemudian yang kedua di Jateng, ketiga di Jatim," terang dia.

Pihaknya menyatakan, ada beberapa hal yang yang masih perlu dikomunikasikan dengan PT LIB, yakni bagaimana beban pembiayaan dan operasional klub.

"Beberapa klub berkomunikasi tentang harapannya dengan penyelenggaraan bisa di-handle langsung oleh LIB, seperti mengacu Piala Menpora. Karena itu, berkaitan dengan banyak hal yang perlu dikomunikasikan, karena terkait tentang beban pembiayaan dan operasional klub," pungkasnya.

(fzy)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini