Pemain Chelsea Tak Boleh Lama-Lama Merayakan Juara Liga Champions

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Minggu 30 Mei 2021 07:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 30 261 2417421 pemain-chelsea-tak-boleh-lama-lama-merayakan-juara-liga-champions-omUMa8sTor.jpg Thomas Tuchel. (Foto/Reuters)

PORTO – Thomas Tuchel mengantar Chelsea meraih trofi Liga Champions 2020-2021. Namun, dia memberikan batas waktu kepada anak asuhnya untuk merayakan kemenangan tersebut.

Chelsea meraih gelar juara Liga Champions usai mengalahkan rivalnya asal Inggris, Manchester City di Stadion Dragao, Portugal, Minggu (30/5/2021). Laga berakhir dengan gol semata wayang Kai Havertz.

Foto/Reuters

Kemenangan tersebut membuat Chelsea Tuchel dan skuad The Blues merasakan euforia. Hanya saja, pelatih yang baru membesut Chelsea pada Januari 2021 silam itu, menekankan agar pasukannya tak lama-lama terbuai dalam kemenangan.

Baca juga: Chelsea Rusak Rekor Manis Guardiola dengan Man City di Final

"Ini merupakan pengalaman dan kesuksesan yang luar biasa. Banyak hal yang bisa kami petik dari sini untuk tetap lapar, bertumbuh dan berkembang. Capaian fantastis dan selamat untuk semua orang di tim ini,"

Baca juga: Man City Gagal Juara Liga Champions, Sergio Aguero pun Menangis

“Sekarang saatnya merayakan ini beberapa hari ke depan, menikmatinya, merefleksi selama satu dua pekan ke depan.”

“Sesudahnya itu tidak akan berarti banyak, dan saya ingin segera memenangi trofi berikutnya," tambah dia.

Foto/Okezone

Kemenangan meraih trofi Liga Champions menjadi yang kedua bagi Chelsea. Sebelumnya, tim asal London tersebut mendapatkannya pada 2011-2012.

Thomas Tuchlel mengakui bahwa untuk mendapatkan trofi Liga Champions memerlukan permainan dengan level tertinggi. Oleh karena itu, dia berharap penampilan timnya bisa terus konsisten di musim mendatang.

"Level sudah ditetapkan dan ketika selebrasi usai dan pengalaman ini sudah selesai kami dapatkan, saatnya berkembang dan memanfaatkannya menjadi lebih baik," lanjut dia.

"Itu sangat penting dilakukan. Tantangan terbesarnya adalah tidak cepat puas dan mengejar target trofi berikutnya," kata Tuchel lagi.

Foto/Reuters

Aspek itu pula yang disampaikan Tuchel ketika untuk pertama kalinya bertatap muka langsung dengan pemilik Chelsea Roman Abramovich saat mereka melakukan selebrasi juara.

"Saya berbicara dengan pemilik klub di lapangan, momen terbaik untuk pertemuan pertama, atau malah terburuk sebab mulai sekarang semuanya akan jadi terlihat lebih buruk," ujarnya.

"Kami akan berbicara lagi dan saya akan meyakinkannya bahwa saya belum puas. Saya masih haus gelar, menjadi bagian dari klub ambisius dan kubu kuat yang mendukung keyakinan saya dalam sepak bola secara sempurna," tutup Tuchel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini