Jadi Pagar Betis, Cristiano Ronaldo Lagi-Lagi Takut Sama Bola!

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 47 2399528 jadi-pagar-betis-cristiano-ronaldo-lagi-lagi-takut-sama-bola-Q2zNlroKIY.jpg Cristiano Ronaldo bikin blunder di laga Juventus vs Parma. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

TURINCristiano Ronaldo lagi-lagi menjadi pesakitan saat menjadi pagar betis di laga Juventus vs Parma dalam lanjutan pekan ke-32 Liga Italia 2020-2021, Kamis 22 April 2021 dini hari WIB. Ketika rekan-rekan pagar betis lainnya loncat untuk menghalau si kulit bulat, Cristiano Ronaldo tidak melakukannya.

Ketimbang loncat, Cristiano Ronaldo memilih menjaga wajah mulusnya dengan menutupnya dengan kedua tangannya. Alhasil, bola sepakan Gaston Brugman meluncur mulus di atas kepala Cristiano Ronaldo dan masuk ke gawang Juventus kawalan Gianluigi Buffon. Gol tersebut membuat Parma mengungguli Juventus 1-0.

Cristiano Ronaldo

(Ronaldo pilih tidak loncat. (Foto: Twitter/@brfootball)

Beruntung bagi Juventus, mereka dapat mengakhiri laga dengan kemenangan. Sebab, Juventus sanggup membalikkan kedudukan via brace (dua gol) Alex Sandro dan Matthijs de Ligt. Alhasil, Juventus menang 3-1 atas Parma.

Ini bukan yang pertama Cristiano Ronaldo membuat kesalahan saat menjadi pagar betis. Sebelumnya, ia membuat blunder saat Juventus menjamu FC Porto di leg II babak 16 besar Liga Champions 2020-2021.

Ketika gelandang Port0, Sergio Oliviera, hendak mengambil tendangan bebas, Cristiano Ronaldo memberanikan diri untuk menjadi pagar betis. Namun, Cristiano Ronaldo melakukan kesalahan saat itu.

BACA JUGA: Cetak Dua Gol, Lionel Messi Samai Rekor 12 Musim Beruntun Milik Cristiano Ronaldo

Karena takut dengan bola, Cristiano Ronaldo tidak melihat kedatangan si kulit bulat. Alhasil, bola masuk ke sela-sela kaki Cristiano Ronaldo sebelum akhirnya masuk ke gawang Juventus kawalan Wojciech Szczesny.

Akibat gol tersebut, Porto menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Meski pada akhirnya Juventus menang 3-2 atas Porto, si Nyonya Tua tetap gagal lolos ke perempatfinal Liga Champions 2020-2021 karena kalah agresivitas gol tandang.

Cristiano Ronaldo

(Tendangan Sergio Oliveira masuk ke gawang ke Juventus)

Sejumlah pihak pun mengkritik Cristiano Ronaldo, salah satunya pelatih kawakan Italia, Fabio Capello. Capello mengatakan, jika ia menjadi pelatih Juventus saat ini, ia takkan pernah memaafkan Cristiano Ronaldo.

“Itu adalah kesalahan tidak termaafkan! Saat saya melatih, Anda harus memilih pemain yang berdiri sebagai pagar hidup dan mereka tidak boleh orang yang takut akan bola,” kata Fabio Capello, mengutip dari Football Italia.

“Mereka takut pada bola dan melompat begitu saja, sembari memunggungi lawan. Itu benar-benar tidak termaafkan,” tutup Capello.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini