Anggap 90 Menit Tak Efektif Lagi di Sepakbola, Florentino Perez Berniat Pangkas Waktu Bermain

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 51 2398281 anggap-90-menit-tak-efektif-lagi-di-sepakbola-florentino-perez-berniat-pangkas-waktu-bermain-PVaEhPrzBA.jpg Ketua Liga Super Eropa, Florentino Perez. (Foto: Laman resmi Real Madrid)

MADRID Florentino Perez saat ini tengah menjadi sorotan lantaran menjadi inisiator utama dalam pembentukan Liga Super Eropa yang tengah membuat kerincuhan di dunia sepakbola. Ia bahkan menjabat status sebagai ketua dari proyek besar yang awalnya terdiri dari 12 klub papan atas Eropa.

Perez dan beberapa petinggi klub top Eropa itu sengaja membuat Liga Super Eropa karena merasa sistem sepakbola yang sekarang sudah tak efektif lagi. Baik itu masalah sistem permainannya atau secara finansial.

Perez dan kawan-kawannya itu ingin mengubah beberapa peraturan yang sudah melekat di sepakbola, salah satunya adalah menit bermain yang selama ini berjalan 90 menit. Bagi Perez, waktu tersebut sekarang sudah tak efektif lagi karena banyak penggemar sepakbola yang merasa bosan menontonnya.

Baca Juga: AC Milan Gabung Liga Super Eropa, Sassuolo Ancam Boikot Pertandingan

Florentino Perez

Berdasarkan survei yang dilakukan pihak Perez, ia menemukan fakta bahwa anak muda sekarang ini, yang usianya berada direntang 16-24 tahun, ternyata 40 persen di antaranya sudah tak tertarik untuk menonton sepakbola lagi.

Alasannya karena pertandingan sepakbola berlangsung terlalu lama. Selain faktor lamanya bermain, Perez juga mengetahui bahwa kualitas pertandingan juga sangat rendah di beberapa laga, jadi kurang menghibur.

Bagi Perez, itu adalah kondisi sepakbola saat ini dan ia merasa semua orang yang terlibat di olahraga tersebut harus bisa beradaptasi. Karena itu ia pun berinisiatif membuat Liga Super Eropa yang nantinya pertandingan sepakbola mungkin akan lebih pendek dari 90 menit.

“Sepakbola harus berubah dan beradaptasi. Kami harus menganalisis mengapa anak muda, usia 16 hingga 24 tahun, 40 persen dari mereka tidak tertarik terhadap sepakbola lagi. Mengapa? Karena ada banyak laga berkualitas rendah, dan mereka memiliki platform hiburan lain,” jelas Perez, mengutip dari ESPN, Rabu (21/4/2021).

"Itu sebuah kenyataan. Mereka (anak muda) bilang permainannya terlalu lama. Kami jelas harus mengubah sesuatu jika ingin sepakbola tetap hidup. Kadang kami tidak mengerti (apa yang dipikirkan anak atau cucu kita,” sambungnya.

Liga Super Eropa

"Mereka berbeda generasi, dunia berubah. Jika anak muda tidak menonton keseluruhan pertandingan, itu karena itu tidak cukup menarik, atau kita harus mempersingkat permainan. Jujursaka, ada pertandingan yang bahkan saya tak bisa menonton keseluruhannya,” tambah Presiden Real Madrid tersebut.

Perez belum memberitahukan lebih lanjut kira-kira bakal dipangkas menjadi berapa menit pertandingan di Liga Super Eropa. Disaat banyak orang penasaran dengan ide Perez itu, Liga Super Eropa justru ditangguhkan.

Hal itu tak terlepas dari keluarnya enam klub Inggris yang awalnya tergabung dalam 12 Tim Pendiri Liga Super Eropa. Enam tim yang putuskan pergi itu adalah Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini