“Sepakbola harus berubah dan beradaptasi. Kami harus menganalisis mengapa anak muda, usia 16 hingga 24 tahun, 40 persen dari mereka tidak tertarik terhadap sepakbola lagi. Mengapa? Karena ada banyak laga berkualitas rendah, dan mereka memiliki platform hiburan lain,” jelas Perez, mengutip dari ESPN, Rabu (21/4/2021).
"Itu sebuah kenyataan. Mereka (anak muda) bilang permainannya terlalu lama. Kami jelas harus mengubah sesuatu jika ingin sepakbola tetap hidup. Kadang kami tidak mengerti (apa yang dipikirkan anak atau cucu kita,” sambungnya.
"Mereka berbeda generasi, dunia berubah. Jika anak muda tidak menonton keseluruhan pertandingan, itu karena itu tidak cukup menarik, atau kita harus mempersingkat permainan. Jujursaka, ada pertandingan yang bahkan saya tak bisa menonton keseluruhannya,” tambah Presiden Real Madrid tersebut.
Perez belum memberitahukan lebih lanjut kira-kira bakal dipangkas menjadi berapa menit pertandingan di Liga Super Eropa. Disaat banyak orang penasaran dengan ide Perez itu, Liga Super Eropa justru ditangguhkan.
Hal itu tak terlepas dari keluarnya enam klub Inggris yang awalnya tergabung dalam 12 Tim Pendiri Liga Super Eropa. Enam tim yang putuskan pergi itu adalah Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.