Dilepas Madura United, Satria Tama Gabung Persebaya Surabaya

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 49 2371493 dilepas-madura-united-satria-tama-gabung-persebaya-surabaya-J8rcqyewuA.jpg Satria Tama. (Foto/Persebaya Surabaya)

SURABAYA – Kiper Satria Tama resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya setelah dilepas Madura United. Satria mengatakan bahwa ini menjadi mimpinya sejak kecil yang menjadi kenyataan.

Sekretaris Persebaya, Ram Surahman mengatakan pembelian Satria Tama sudah sesuai dengan kebutuhan pelatih, Aji Santoso. Sebelumnya Aji Santoso sempat mengungkapkan kebutuhannya akan penjaga gawang dan penyerang.

"Kita rekrut Satria Tama atas permintaan pelatih. Masih muda dan memiliki kemampuan setara dengan pemain timnas," ungkap Ram mengutip laman Persebaya, Rabu (3/3/2021).

Foto/Instagram

Kehadiran Satria diharapkan mampu memperkuat lini belakang Bajol Ijo—julukan Persebaya Surabaya. Serta mampu mentransfer ilmu dan pengalamannya kepada penjaga gawang yang lebih muda seperti Andhika Ramadhani dan Ernando Ari.

Baca juga: Irfan Jaya Tak Bisa Tidur Sebelum Tinggalkan Persebaya Surabaya

Sementara itu Satria Tama tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah bergabung dengan Persebaya. Ia mengaku sudah menjadi bagian dari Persebaya sejak lama.

Baca juga: Usai Perpanjang Kontrak, Aji Santoso Langsung Persiapkan Persebaya untuk Piala Menpora 2021

"Saya sudah jadi Bonek sejak kecil. Waktu masih nonton di Gelora 10 Nopember, saya katakan pada diri saya sendiri bahwa saya harus bisa bermain untuk Persebaya saat sudah dewasa," jelas Satria.

"Makanya saya pilih SSB Indonesia Muda. Saya berharapnya bisa gabung Persebaya karena kan IM tim internalnya Persebaya. Latihan dulu di lapangan Pacar Keling. Saya juga merasakan tanding di Karanggayam," imbuhnya.

Sayang dualisme yang menerpa Persebaya di tahun-tahun berikutnya memaksa Satria Tama untuk menentukan pilihan guna masa depannya. Akhirnya pilihan tempat untuk menimba ilmu jatuh pada WCP Akademi, Gresik.

Foto/Persebaya Surabaya

"Setelah ada masalah internal saya pindah ke WCP, punya coach Widodo. Dari sana saya akhirnya mulai karir di Persegres. Gara-gara itu saya dikiranya orang Gresik, padahal ya aku arek Suroboyo," ungkap Satria.

Kini, setelah mimpinya terwujud, target berikutnya adalah membawa tim idolanya berprestasi. Satria ingin menorehkan cerita manis untuk Persebaya.

"Pastinya saya akan berikan yang terbaik untuk membawa Persebaya berprestasi. Saya ingin seperti idola saya, Hendro Kartiko, yang bisa bawa Persebaya juara," harapnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini