Temui CEO Bali United, Kaesang Pangarep Siap Beli Klub Sepakbola Indonesia

Agregasi Solopos, Jurnalis · Sabtu 27 Februari 2021 21:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 49 2369512 temui-ceo-bali-united-kaesang-pangarep-siap-beli-klub-sepakbola-indonesia-ZLs6cDmB8B.jpg Pieter Tanuri dan Kaesang Pangarep (Foto: Solopos)

GIANYAR - Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mendadak ramai dibicarakan setelah bertemu dengan pemilik klub Bali United, Pieter Tanuri. Ada apa?

Beberapa waktu lalu, Kaesang membuat polling di akun Twitternya. Ia mencuit soal lebih enak mana jadi pesepak bola atau membeli klub sepak bola lalu mendatangkan pemain-pemain top.

Nah, hasil dari polling tersebut menunjukkan 74% pemilih meminta Kaesang untuk membeli tim sepak bola ketimbang bermain sepak bola. Apa ini semacam kode? Boleh jadi Kaesang sedang ingin melakukan hal baru setelah selama ini dikenal sebagai pengusaha kuliner.

Sambil mengunggah ulang cuitannya tersebut, Kaesang pun berkata demikian.

Baca juga: Jelang Piala Menpora 2021, Bali United Lepas 4 Pemain

"Saya akan mengikuti perintah netizen untuk beli tim bola," ujar Kaesang pada Jumat (26/2/2021) kemarin.

Masih di hari yang sama, beberapa jam setelahnya, Kaesang mengunggah foto dirinya sedang bersalaman dengan pemilik Bali United, Pieter Tanuri. Dalam unggahannya itu, Kaesang memberi kode kalau dia sudah membeli klub.

"Deal ya @Baliutd?" ujar Kaesang yang cuitannya itu sudah disukai lebih dari 3.000 orang dan dikomentari 274 orang.

Pamer Jersey

Setelah itu, Kaesang seperti ingin menambah panas linimasa dengan melakukan percakapan dengan admin twitter @BaliUTD. Lalu, di Sabtu (27/2/2021) sore, Kaesang mengunggah lagi foto dia bareng Peter sambil memegang jersey Bali United dengan nama dia di punggung dan nomor 1.

Netizen pun makin ramai membahas soal pertemuan Peter dan Kaesang ini. Banyak yang menyebut kalau Peter sengaja mengundang Kaesang hanya untuk menaikkan nilai saham klubnya.

Seperti diketahui Bali United sudah melantai di Bursa Saham dengan kode emiten BOLA. Sekitar tiga hari lalu, berada di level Rp298 per lembar saham, menurun dua poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp300.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini