Blunder Berujung Gol, Pirlo Tetap Minta Juventus Bangun Serangan dari Belakang

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 261 2364133 blunder-berujung-gol-pirlo-tetap-minta-juventus-bangun-serangan-dari-belakang-CncwpPVBLg.jpg Andrea Pirlo berdiri di pinggir lapangan (Foto: Juventus)

PORTO – Kesalahan fatal dilakukan Rodrigo Bentancur pada menit kedua laga FC Porto vs Juventus, Kamis (18/2/2021) dini hari WIB. Blunder tersebut lantas dimanfaatkan Mehdi Taremi untuk membuka skor. Inisiatif membangun serangan dari belakang itu lantas menuai kritik.

Kritik paling tajam dilontarkan eks pelatih Juventus Fabio Capello. Menurut pria asal Italia itu, pemain-pemain Juventus bakal berada dalam posisi yang kurang menguntungkan ketika mencoba membangun serangan dari belakang.

Baca juga: Sebut Juventus Layak Dapat Penalti, Pirlo Kesal dengan Penjelasan Wasit

Hal itu terbukti dari kesalahan fatal yang dilakukan Rodrigo Bentancur. Maksud hati mengoper ke Wojciech Szczesny di kotak penalti, bola malah diserobot Taremi dan menjadi gol. Kritik lantas diarahkan kepada strategi racikan Andrea Pirlo.

Suasana laga FC Porto vs Juventus (Foto: Reuters)

Ya, sang pelatih adalah pihak yang paling bertanggung jawab karena meminta anak asuhnya selalu merancang serangan mulai dari kiper dengan bola-bola pendek. Andrea Pirlo lantas membela diri dengan mengklaim strategi itu kerap memberi keuntungan.

Baca juga: Pelatih FC Porto Sebal Juventus Curi Gol Tandang

“Kami memang terlalu lambat dalam mengoper bola dan kurang cakap dalam membaca dinamika pertandingan. Maksudnya (mengoper bola di belakang) adalah untuk merentang permainan,” terang Andrea Pirlo, sebagaimana dimuat Football Italia, Kamis (18/2/2021).

“Saya akan terus meminta pemain melakukannya karena menurut saya itu memberi keuntungan. Malam ini memang tidak menguntungkan karena terjadi kesalahan. Menurut saya, membangun serangan dari belakang memberi keuntungan jika dilakukan dengan baik,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.

Gara-gara kesalahan itu, Juventus harus rela menelan kekalahan 1-2 dari kandang FC Porto pada leg I babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021. Namun, peluang Si Nyonya Tua untuk melangkah ke babak perempatfinal belum sepenuhnya kandas.

Sebuah gol tandang yang disumbangkan Federico Chiesa pada menit 82 dapat menjadi keuntungan. Juventus hanya perlu menang tipis 1-0 ketika gantian menjamu FC Porto pada leg kedua yang berlangsung 10 Maret 2021 dini hari WIB.

Juventus tetap punya peluang lolos (Foto: Reuters)

Namun, Juventus tetap perlu berhati-hati. Pengalaman sudah mengajarkan sekadar mengejar skor agregat saja belum cukup untuk lolos. Hal itu terjadi pada 16 besar Liga Champions 2019-2020 di mana mereka disingkirkan Olympique Lyon.

Ketika itu, Juventus takluk 0-1 di kandang lawan. Saat gantian menjamu OL, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menang 2-1. Skor agregat sama kuat, 2-2, tetapi Lyon berhak melangkah berkat keunggulan gol tandang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini