KABAR kepindahan kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, ke Raksasa Liga Belanda, Ajax Amsterdam, mengguncang jagat sepak bola Tanah Air. Kiper berusia 27 tahun tersebut dipastikan kembali ke pelukan Belanda setelah Ajax mencapai kesepakatan penuh dengan klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas.
Berdasarkan laporan pakar transfer Fabrizio Romano, Ajax merekrut Paes secara permanen dengan durasi kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2029. Proses kepindahan ini sekaligus menepis rumor kencang yang sempat mengaitkan sang penjaga gawang dengan Super League, Persib Bandung.
Paes memilih tetap berkarier di level tertinggi Eropa bersama pemegang empat gelar Liga Champions tersebut.
Mengenai nilai transfer, Algemeen Dagblad melaporkan bahwa tim berjuluk De Godenzonen tersebut bersedia merogoh kocek lebih dari satu juta euro atau sekira Rp17 miliar untuk menebus Paes dari FC Dallas. Meskipun angka ini tergolong signifikan untuk posisi penjaga gawang, nilai tersebut ternyata belum mampu melampaui rekor transfer bek Timnas Indonesia lainnya, Jay Idzes.
Sebagai perbandingan, Jay Idzes baru saja mencatatkan kepindahan fantastis dari Venezia ke Sassuolo dengan nilai tebusan mencapai 8 juta euro atau setara dengan Rp152 miliar (ditambah bonus) pada awal musim 2025-2026. Meski demikian, kepindahan Paes ke Ajax tetap menjadi sejarah besar bagi sepak bola Indonesia, mengingat profil klub Ajax yang merupakan salah satu akademi dan klub tersukses di dunia.