Gagal ke Final, Inter Bayar Mahal Kesalahan di Leg I

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 47 2359698 gagal-ke-final-inter-bayar-mahal-kesalahan-di-leg-i-RRYQGFLlM8.JPG Inter Milan diimbangi Juventus 0-0 (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

TURIN – Ambisi Inter Milan melangkah ke Final Coppa Italia 2020-2021 harus kandas. Nerazzurri kembali terhenti di babak semifinal dua musim berturut-turut. Menurut Antonio Conte, kegagalan itu merupakan harga mahal yang harus ditebus akibat kesalahan di leg I.

Pada leg I Semifinal Coppa Italia pekan lalu, Inter Milan bertindak sebagai tuan rumah. Namun, kesempatan itu tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Romelu Lukaku dan kawan-kawan malah bertekuk lutut di tangan Juventus dengan skor 1-2.

Baca juga: Bahagianya Pirlo Bikin Lini Depan Inter Milan Mandul

Skor tersebut membuat Juventus lebih rileks kala gantian menjadi tuan rumah. Beban berat disandang Inter Milan karena harus menang dengan selisih dua gol untuk melaju ke babak final.

Cristiano Ronaldo cetak gol dari titik putih (Foto: Reuters)

Siapa sangka, pertandingan leg kedua yang berlangsung Rabu (10/2/2021) dini hari WIB berakhir dengan skor 0-0. Inter Milan gagal melaju dan Antonio Conte menyebut itu adalah akibat kesalahan-kesalahan yang dilakukan pada leg I.

Baca juga: Inter Milan Perpanjang Catatan Buruk di Markas Juventus

“Menurut saya, kami seharusnya memanfaatkan setiap kesempatan yang tercipta dan ini cukup memalukan. Sebab, setelah 180 menit, kita melihat dua tim yang berjuang keras hingga akhir,” papar Antonio Conte, dilansir dari Football Italia.

“Kami membayar kesahalan di leg I, beberapa hadiah yang kami berikan cuma-cuma ke Juventus. Kami mencoba mencetak gol sampai akhir laga, karena hanya butuh satu gol, maka Juventus akan lebih sulit. Anda membuat kesalahan, belajar dari sana, dan mulai mencoba lagi,” imbuh pria asal Italia itu.

Kegagalan Inter Milan tampak membuat Antonio Conte frustrasi. Buktinya, pelatih berusia 51 tahun itu sampai mengacungkan jari tengah ke arah petinggi Juventus menjelang turun minum. Ia berdalih, tindakan itu dilakukan karena lawan tidak menghormati.

“Juventus harus memberi tahu yang sebenarnya. Menurut saya, ofisial keempat mendengar dan melihat apa yang terjadi sepanjang pertandingan,” terang Antonio Conte.

Mereka harus lebih sopan, menurut pendapat saya. Mereka butuh menunjukkan sikap sportif dan menghormati,” sungut pria kelahiran Lecce itu.

Andrea Agnelli memaki (Foto: Twitter/@Fran_Iannibelli)

Kini, harapan Inter Milan meraih trofi hanya tersisa di Liga Italia 2020-2021 saja. Sebab, mereka sudah tersingkir dari kompetisi Eropa, usai finis sebagai juru kunci Grup B Liga Champions. Inter Milan masih punya banyak waktu untuk mendongkel rival sekotanya AC Milan di puncak klasemen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini