Ribut dengan Agnelli, Conte: Juventus Perlu Belajar Menghormati

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 08:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 47 2359565 ribut-dengan-agnelli-conte-juventus-perlu-belajar-menghormati-TpOCA5aQyF.JPG Antonio Conte meminta Juventus belajar menghormati (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

TURIN – Cekcok antara Presiden Juventus Andrea Agnelli dengan Pelatih Inter Milan Antonio Conte menambah panjang rivalitas kedua kesebelasan. Menurut Conte, seluruh personel Juventus perlu belajar apa itu artinya menghormati lawan.

Laga Leg II Semifinal Coppa Italia 2020-2021 antara Juventus vs Inter Milan di Stadion Allianz memang berlangsung panas. Nerazzurri butuh menang dengan selisih minimal dua gol untuk melenggang ke babak final.

Baca juga: Inter Milan Gagal ke Final, Conte Cekcok dengan Presiden Juventus

Skor akhir memang 0-0. Juventus berhasil melenggang ke babak final berkat agregat 2-1. Namun, bukan itu yang menjadi pusat perhatian, melainkan cekcok antara Andrea Agnelli dan Antonio Conte di akhir laga. Keributan itu diduga dipicu ulah Conte yang mengacungkan jari tengah saat jeda antarbabak.

Andrea Agnelli memaki (Foto: Twitter/@Fran_Iannibelli)

Acungan jari tengah itu diarahkan ke petinggi Juventus yang dinilainya mengganggu sepanjang pertandingan. Tidak heran, Antonio Conte lantas melontarkan kalimat sengit kepada Juventus usai laga.

Baca juga: Singkirkan Inter Milan, Juventus Cetak Rekor di Coppa Italia

“Juventus harus mengatakan yang sebenarnya. Menurut saya, ofisial keempat mendengar dan melihat apa yang terjadi sepanjang pertandingan. Menurut saya, mereka harus lebih sopan. Juventus harus lebih memiliki sikap olahragawan dan menghormati mereka yang bekerja,” tutur Antonio Conte, disitat dari Goal, Rabu (10/2/2021).

“Apa yang terjadi di akhir pertandingan? Saya tidak ingin dan tidak senang membahasnya. Saya pikir dalam segala situasi, perlu diselesaikan dengan edukasi. Cukup,” tegas pria berkebangsaan Italia itu.

Aksi Antonio Conte mengacungkan jari tengah itu dibalas makian oleh Andrea Agnelli di akhir laga. Dari gerak bibirnya, pria asal Italia tersebut seperti mengucapkan kalimat, ‘Diam kau!’

Tampaknya adu mulut antara Antonio Conte dan Andrea Agnelli merupakan imbas hubungan buruk kedua belah pihak di masa lalu. Keduanya sempat berseteru ketika Conte masih menangani Juventus pada masa pramusim 2014.

Antonio Conte berstatus legenda Juventus

Kala itu, Antonio Conte menuding Manajemen Juventus tidak mau memenuhi permintaan soal transfer pemain. Tudingan secara terbuka itu dibalas dengan pemecatan, tanpa peduli kesuksesan serta statusnya sebagai pemain legenda.

Antonio Conte kemudian membuat segenap pihak Juventus berang saat menerima jabatan sebagai Pelatih Inter Milan pada 2019. Suporter Juventus bahkan meminta nama Antonio Conte dihapus dari daftar legenda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini