Ratapi Kekalahan dari Barcelona, Pelatih Granada: Ini Sangat Kejam dan Menyakitkan!

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 46 2356575 ratapi-kekalahan-dari-barcelona-pelatih-granada-ini-sangat-kejam-dan-menyakitkan-luWj4L1fzh.jpg Laga Granada vs Barcelona. (Foto: Reuters)

GRANADA – Pelatih Granada, Diego Martinez, tak bisa menutupi rasa kecewanya karena harus menelan kekalahan dari Barcelona di babak perempatfinal Copa del Rey 2020-2021. Merasa pantas memetik kemenangan dalam laga tersebut, Martinez menyebut kekalahan atas Barcelona sangatlah kejam dan menyakitkan.

Pil pahit memang harus ditelan Granada saat menjamu Barcelona di Stadion Los Carmenens, pada Kamis (4/2/2021) dini hari WIB. Granada tumbang dengan skor 3-5 dan harus menghentikan perjalanannya di ajang tersebut.

Granada vs Barcelona

Sejatinya, Granada memang bisa memulai laga dengan begitu apik. Mereka pun unggul dengan skor 2-0 atas Barcelona. Kondisi yang positif ini terus berlanjut hingga menit-menit akhir laga.

BACA JUGA: Tumbang dari Barcelona, Pelatih Granada Tetap Puji Kinerja Para Pemainnya

Tetapi, setelah menit ke-88 hingga masa injury time, Barcelona dapat membuat kejutan besar. Dua gol dicetak armada Ronald Koeman yang membuat kedudukan imbang 2-2 dan laga pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

BACA JUGA: Susah Payah Kalahkan Granada, Koeman Sempat Kira Barcelona Bakal Kalah

Di babak tersebutlah, petaka datang kepada Granada. Mimpi mereka merebut kemenangan harus lenyap usai Antoine Griezmann, Frenkie De Jong, dan Jordi Alba, bisa mencetak gol tambahan yang membawa Barcelona menang dengan skor 5-3.

Mendapati kekalahan dengan cara tersebut, Martinez merasa sangat sedih dan kecewa. Sebab, ia merasa timnya sangat pantas menang setelah tampil begitu apik dengan mengatasi perlawanan Lionel Messi dan kawan-kawan sejak awal laga.

“Tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Barcelona membutuhkan perpanjangan waktu untuk lulus adalah sukses. Anda tidak bisa berbuat lebih banyak. Kami mengatasi Barcelona secara keseluruhan, dengan perbedaan luar biasa yang ada di realitas kedua tim, hingga menit ke-88,” ujar Martinez, sebagaimana dikutip dari AS, Kamis (4/2/2021).

“Kami tiba dengan sangat lelah di akhir dan meskipun demikian, setelah 2-2, kami memiliki peluang yang sangat jelas. Kami memainkan permainan itu dengan satu-satunya cara kami memiliki peluang untuk lolos. Tapi, itu tidak mungkin,” lanjutnya.

Granada vs Barcelona

“Ini terasa sangat kejam dan menyakitkan. Inilah sepakbola, terkadang hal-hal seperti ini terjadi. Kami telah membuat kesalahan di menit-menit akhir yang harus kami perbaiki,” tutur Martinez.

“Mereka memiliki pemain seperti Messi dan Griezmann, yang berada di puncak kelas dunia, memiliki kualitas dan bakat, itulah mengapa kami harus sangat bangga dengan tim,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini