Jadon Sancho Hanya Akan Jadi Van de Beek Jilid 2 di Man United

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 51 2352094 jadon-sancho-hanya-akan-jadi-van-de-beek-jilid-2-di-man-united-gzoYXQnmdA.JPG Jadon Sancho (Foto: Reuters)

MANCHESTER – Sudah menjadi rahasia umum bahwa Manchester United membidik winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho, sebagai target utama mereka. Akan tetapi, mantan penyerang Man United, Dimitar Berbatov, justru tidak setuju jika Setan Merah menggaet Sancho.

Man United sebenarnya sudah menginginkan Sancho sejak bursa transfer musim panas 2020. Namun, transfer tidak terealisasi lantaran Dortmund hanya akan melepas Sancho jika ada tawaran yang memenuhi tuntutan mereka, yakni 108 juta pounds atau sekira Rp2,1 triliun.

Meski begitu, Man United nampak masih ingin merekrut winger berpaspor Inggris tersebut di musim panas mendatang. Berbatov pun menyarankan agar Setan Merah mengurungkan niatnya. Karena menurutnya, Sancho hanya akan menjadi Donny van de Beek jilid 2 di Man United.

Baca juga: Meski Gagal Menang, Tuchel Terkesan dengan Semangat Juang Pemain Chelsea

Jadon Sancho

Maksudnya adalah Sancho tidak akan mendapat waktu bermain regular sebagaimana yang dirasakan oleh Van de Beek. Sebab, Berbatov menilai komposisi skuad Man United yang sekarang sudah pas, utamanya di barisan penyerang.

"Saya telah membaca lebih banyak rumor tentang Jadon Sancho di Dortmund dan bagaimana Man United bisa merekrutnya. Jadi, Anda merekrut Sancho dan di mana Anda memainkannya?" uja Berbatov, dikutip dari Goal, Kamis (28/1/2021).

"Mereka akan memiliki banyak pertandingan di kompetisi Eropa dan Piala FA, tapi kemudian apa yang terjadi pada orang-orang seperti Donny Van de Beek. Akan menjadi Van de Beek jilid 2 jika mereka merekrutnya,” lanjut pria Bulgaria tersebut.

Menurut Berbatov, Edinson Cavani sudah sangat tepat berada di lini serang Setan Merah. Terbukti, ia mampu menampilkan performa terbaiknya, bahkan menjadi pembeda di saat-saat yang dibutuhkan.

Seandainya Sancho bergabung, Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, juga harus memikirkan bagaimana cara membuat para pemainnya tetap puas dengan menit bertanding yang minim. Menurut Berbatov, Solskjaer justru akan sakit kepala karena bingung ingin mencadangkan siapa.

Edinson Cavani

"Cavani telah menjadi rekrutan yang hebat dan apakah Anda akan memarkirnya? Anda tidak akan menolak Sancho dan dia adalah pemain yang bagus, tapi itu membuat Anda mendapatkan sakit kepala di mana Anda memberi tahu orang-orang bahwa Anda mengistirahatkannya hari ini, dan sebagainya,” jelas Berbatov.

“Itu bukan percakapan yang bagus. Saya memberitahu Anda dari pengalaman. Solskjaer telah menemukan keseimbangan yang tepat tentang pemain mana yang bermain. Dia telah menemukan keseimbangan yang rumit dengan para pemain yang tidak mengeluh dan itu hal yang sulit,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini