“Itu tidak mengubah antusiasme saya, karena saya merasakan hal yang sama sejak hari pertama. Memenangkan trofi tidak mengubah apa pun bagi saya. Saya tetap ingin menang lebih banyak,” sambungnya.
Namun, Pirlo juga tidak menyangkal bahwa Juventus mengalami performa yang inkonsistensi di ajang Liga Italia. Karena itu, ia tidak merasa heran karena skuadnya menghadapi jadwal yang padat imbas adanya pandemi Covid-19.

“Kami mengalami pasang surut, sama seperti tim lainnya musim ini. Itu karena daftar jawal yang padat dan kurangnya persiapan,” sambungnya.
“Setiap orang merasakan kelelahan mental, tidak mudah untuk tetap berkonsentrasi selama 90 menit setiap tiga hari, tetapi kami terus berusaha,” pungkasnya.
(Rachmat Fahzry)