Soal Persaingan dengan Milan, Conte Pilih Fokus di Laga Udinese vs Inter

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 23 Januari 2021 06:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 47 2349394 soal-persaingan-dengan-milan-conte-pilih-fokus-di-laga-udinese-vs-interv-B20pcBCi7L.jpg Antonio Conte (Foto: Reuters)

UDINE – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, memilih fokus pada laga kontra Udinese ketimbang harus memikirkan persaingan dengan AC Milan di papan klasemen Liga Italia 2020-2021. Menurutnya laga kontra Udinese menjadi prioritas untuk Inter pada saat ini.

Pada laga terdekat, Inter memang akan bertamu ke markas Udinese di Stadion Friuli, Minggu 24 Januari 2021 dini hari WIB. Laga tersebut pun bisa menjadi penting untuk Inter demi mendekati Milan yang kini tengah berada di puncak klasemen.

Inter Milan

Saat ini, Inter dan Milan berada di urutan satu dan dua dengan jarak selisih tiga poin. Karena itu persaingan keduanya akan sangat menarik mengingat kedua tim juga merupakan rival sekota.

Akan tetapi, Conte tidak ingin terpancing dengan hal itu. Ia justru ingin tetap fokus pada laga kontra Udinese yang tentu saja akan membantu pencapaian Inter jika mampu meraih kemenangan.

Baca juga Inter Milan Tak Ingin Remehkan Udinese

“Udinese adalah satu-satunya prioritas kami saat ini, kami harus menunjukkan determinasi yang tepat,” ungkap Conte, mengutip dari Football Italia, Sabtu (23/1/2021).

Namun begitu, Conte juga mencoba merefleksikan perjalanan Inter yang membutuhkan perjuangan keras untuk sampai ke posisi ini. Tak terkecuali ketika Inter sempat bermasalah dengan inkonsistensi yang kemudian menjadi pelajaran penting untuk skuad asuhan Conte itu.

“Satu setengah tahun yang lalu kami telah memulai perjalanan baru dan kami telah meningkat dalam setiap aspek, kami memiliki sikap yang tepat selama pertandingan,” lanjutnya.

“Para pemain melakukan beberapa langkah, seseorang lebih cepat, yang lain lebih lambat, tapi itu semua tergantung pada perkembangan mereka,” sambungnya.

Inter Milan

“Sesekali, kemunduran membantu kami memahami bahwa jika kami ingin mencapai sesuatu yang penting, hanya ada sedikit margin kesalahan. Kita tidak boleh puas dengan kesuksesan harian, yang hanya sesaat,” imbuhnya.

“Kita harus memikirkan kesuksesan yang langgeng sebagai gantinya, yang dapat mengarah pada sesuatu yang penting di akhir musim,” pungkas mantan pelatih Inter tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini