Pesepakbola Pamer Rambut Baru, Pengusaha Salon di Jerman Menjerit

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 51 2343710 pesepakbola-pamer-rambut-baru-penguasaha-salon-di-jerman-menjerit-ftPVamczAG.jpg Pesepakbola di Liga Jerman didesak menunjukkan simpati (Foto: FC Bayern Munich)

BERLIN – Asosiasi Penata Rambut Jerman mengirim surat berisi protes kepada Federasi Sepakbola Jerman (DFB). Mereka mempertanyakan mengapa para pesepakbola yang berlaga di Liga Jerman, diizinkan memasuki lapangan dengan potongan rambut baru di tengah kebijakan lockdown.

Protes tersebut muncul menyusul keputusan Pemerintah Jerman memberlakukan lockdown nasional di tengah meningkatnya penularan wabah Covid-19. Salah satu dampak kebijakan tersebut adalah penutupan salon di seluruh penjuru negeri terhitung sejak 16 Desember 2020.

Betapa terkejutnya para pemilik salon itu ketika melihat para pesepakbola profesional memasuki lapangan dengan potongan rambut yang baru. Karena itu, Asosiasi Penata Rambut Jerman mengirimkan surat kepada DFB.

Baca juga: Sanjung Perfoma Erling Haaland, Legenda Bayern: Dia Mesin Pencetak Gol

Jadon Sancho pernah melanggar protokol dengan mengundang pemangkas rambut pribadi (Foto: Bild)

Dalam surat tersebut, DFB dan seluruh pelaku sepakbola diminta menunjukkan simpati kepada para pemilik yang usaha salonnya tengah ditutup. Kalangan sepakbola harus menjadi contoh terbaik bagi masyarakat.

“Kami sungguh terkesima melihat pada beberapa pertandingan terakhir Bundesliga, mayoritas pesepakbola profesional masuk lapangan dengan memamerkan rambut baru,” bunyi surat tersebut, dikutip dari ESPN, Rabu (13/1/2021).

Menurut asosiasi penata rambut, potongan tersebut hanya bisa dilakukan oleh para profesional di bidangnya. Dengan contoh yang diberikan para pesepakbola itu, banyak usaha pangkas rambut yang tertekan.

“Bintang-bintang sepakbola yang baru memangkas rambutnya, membuat seluruh cabang penata rambut tertekan. Banyak penata rambut profesional yang terancam keberadaannya,” sambung pernyataan itu.

“Ketidaknyamanan yang ditimbulkan pesepakbola terus bertambah. Mereka menyebabkan pelanggan menelefon dan meminta kami melanggar peraturan seperti kunjungan ke rumah,” tutup surat terbuka tersebut.

Georgina Rodriguez memangkas rambut Cristiano Ronaldo

Keluhan itu disampaikan karena sepakbola mendapat keistimewaan dari pemerintah untuk tetap bergulir di tengah pandemi. Di sisi lain, para penata rambut harus berhenti sejenak dan menutup usahanya. Karena itu, mereka meminta kalangan sepakbola untuk menunjukkan solidaritas.

Permasalahan ini bukan hal baru di sepakbola Jerman. Pada musim panas lalu, winger Borussia Dortmund Jadon Sancho pernah dikecam gara-gara mengundang pangkas rambut pribadi ke rumahnya. Ia didakwa bersalah melanggar protokol kesehatan dan dijatuhi hukuman denda uang tunai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini