BARCELONA – Lionel Messi (Barcelona) terang-terangan ingin menjajal kompetisi Major League Soccer (MLS) atau Liga Sepakbola Amerika Serikat. Hal itu diungkapkan Lionel Messi sangat diwawancara media asal Spanyol, La Sexta.
“Saya selalu bermimpi untuk menikmati dan memiliki pengalaman tinggal di Amerika Serikat, serta mencari tahu bagaimana liga di sana,” kata Lionel Messi kepada La Sexta, Okezone mengutip dari ESPN, Senin (28/12/2020).

Jika jadi mentas di MLS, La Pulga –julukan Lionel Messi– diprediksi akan semakin kaya. Menurut laporan Sport, pada pertengahan 2020 Manchester City (salah satu feeder klub MLS) sempat menawar Lionel Messi seharga 200 juta euro atau sekira Rp3,46 triliun. Hanya saja tawaran di atas ditolak mentah-mentah manajemen Barcelona sekalu klub pemilik Lionel Messi.
Manajemen Barcelona kekeuh tak ingin melepas Lionel Messi. Manajemen Barcelona bersedia melepas Lionel Messi, asalkan ada klub yang mau menebus klausul lepas La Pulga yang mencapai 700 juta euro atau setara Rp12 triliun!
Tentu di tengah ketatnya aturan Financial Fair Play (FFP) seperti sekarang, sulit bagi klub mana pun untuk memenuhi nominal di atas. Padahal, jika saat itu tawaran mereka diterima, manajemen Man City sudah menyiapkan megakontrak kepada Lionel Messi.
Menurut laporan Sport, manajemen Man City siap mengontrak Lionel Messi selama lima tahun. Selama lima tahun itu, Lionel Messi akan menerima 750 juta euro atau sekira Rp13 triliun!
Dalam laporan tersebut, Lionel Messi akan dikontrak Man City selama tiga tahun. Setiap tahunnya, pesepakbola peraih enam trofi Ballon dOr itu akan mendapatkan gaji 100 juta euro (Rp1,37 triliun). Setelah kontrak Lionel Messi berakhir pada 30 Juni 2023, Messi akan dipindahkan Man City ke salah satu kontestan Liga Sepakbola Amerika Serikat, New York City FC. Kepindahan Messi ke New York City sebenarnya tidak mengherankan.

BACA JUGA: Lionel Messi Ingin Main di MLS, Pertanda Gabung Man City pada Musim Panas 2021
Sebab, baik Man City dan New York City FC dipunyai pemilik yang sama yakni Sheikh Mansour. Bersama dengan Melbourne City FC (Australia), ketiganya merupakan klub yang berada di bawah naungan City Football Group.
Bersama New York City FC, berapa gaji yang diterima Messi? Ayah tiga anak tersebut menerima gaji sesuai yang didapatkan ketika berseragam The Citizens, yakni 100 juta euro per tahun.

Tidak hanya gaji 100 juta euro per tahun, Lionel Messi juga menerima 250 juta euro (Rp4,33 triliun) sebagai tambahan atas kesediaannya pindah ke New York City FC. Hal itu berarti jika ditotal gaji selama lima tahun yang senilai 500 juta euro, plus mendapat 250 juta euro tambahan karena bersedia pindah ke New York City FC, Messi total menerima 750 juta euro atau setara Rp13 triliun!
Kegagalan pada musim panas 2020 dipercaya takkan diulangi Man City pada musim panas 2021. Sebab, kontrak Lionel Messi bersama Barcelona berakhir pada 30 Juni 2021 dan hingga kini belum ada tanda-tanda La Pulga akan memperpanjang kontrak.
Karena itu, skema di atas tetap bisa dijalankan dengan penguduran satu tahun. Jadi, Lionel Messi akan tiba di Man City pada 2021 dan dikontrak hingga 2024. Kemudian dari 2024 hingga 2026, Lionel Messi akan berseragam kontestan MLS yang notabene feeder klub Man City, yakni New York City FC.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.