Share

Barcelona Tak Punya Uang untuk Rekrut Haaland dan Neymar

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 01:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 51 2329801 barcelona-tak-punya-uang-untuk-rekrut-haaland-dan-neymar-Np7sghXGOl.JPG Erling Haaland (Foto: Reuters)

BARCELONA – Menjelang pemilihan presiden Barcelona yang baru pada Januari 2021, para kandidat pun mengumbar berbagai macam janji. Adapun yang paling santer didengar adalah janji untuk merekrut pemain bintang, seperti Erling Haaland dan Neymar Jr.

Sebagaimana diketahui, Haaland merupakan salah satu talenta yang paling diburu saat ini. Karena, meski masih berusia 20 tahun, namun penyerang kepunyaan Borussia Dortmund itu telah membuktikan diri mampu mencetak gol secara konsisten.

Sementara itu, Neymar merupakan mantan bintang Barcelona yang saat ini sedang berada di usia emasnya. Disinyalir, Lionel Messi marah terhadap kepemimpinan Josep Maria Bartomeu karena mantan presiden Barca tersebut menjual Neymar di bursa transfer musim panas 2017.

Baca juga: Legenda Man United Cemas Bruno Fernandes Diambil Madrid atau Barcelona

Neymar Jr

Maka dari itu, kini para calon presiden Barca berbondong-bondong mengambil hati para pemilih dengan menjanjikan kepulangan Neymar. Akan tetapi, janji seperti itu nyatanya tak mau diikrarkan oleh salah satu kandidat presiden, Victor Font.

Pasalnya, Font mencoba untuk bersikap realistis dan tak ingin mengumbar janji palsu. Font sadar bahwa bukan hal yang mudah untuk merekrut Haaland maupun memulangkan Neymar. Sebab, merekrut Haaland membutuhkan biaya yang besar.

Begitu pun dengan memulangkan Neymar. Ditambah lagi, bintang Brasil tersebut juga memiliki gaji tinggi. Sementara itu, saat ini Barca sedang mengalami krisis keuangan akibat pandemi Corona (Covid-19).

Pada 2003, salah satu calon Presiden Barca, Joan Laporta, pernah berjanji untuk merekrut David Beckham dari Manchester United. Akan tetapi, yang terjadi malah Beckham bergabung dengan Real Madrid, yang sejatinya rival abadi Barca. Itulah mengapa Font tak ingin mengulang kesalahan serupa.

“Ini waktunya kampanye, jadi normal untuk mendengar tentang nama-nama populer. Tetapi para pendukung cerdas dan tahu bahwa ini bukan tentang menjanjikan nama yang menakjubkan, seperti yang terjadi dengan Beckham pada tahun 2003,” ujar Font, dikutip dari Goal, Jumat (18/12/2020).

David Beckham

“Sekarang kita harus membangkitkan minat dari sudut pandang lain. Ada generasi baru yang berhak menerima tanggung jawab dan kondisi yang tepat untuk mengambil keputusan,” lanjutnya.

“Saya mencintai (Neymar) sebagai pemain, saya menikmatinya karena bakat murni tetapi kami harus realistis. Mulai sekarang klub akan memiliki kepemimpinan yang kuat. Selain itu, klub ini dalam aspek keuangan dan dia (Neymar) mungkin menginginkan gaji yang tinggi. Kami tidak dapat membayar untuk ini,” tegas Font.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini