Jelang Piala Dunia U-20 2021, Kemenpora Gelar Youth Fun Juggling Competition di Solo

Ary Wahyu Wibowo, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 51 2321585 jelang-piala-dunia-u-20-2021-kemenpora-gelar-youth-fun-juggling-competition-di-solo-QfkpU11cXH.jpg Kompetisi dilaksanakan di Solo menyambut gelaran Piala Dunia U-20 2021. (Foto: Ary Wahyu Wibobo/MNC Media)

SOLO - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto membuka Youth Fun Juggling Competition yang digelar di Kota Solo, Jumat (4/12/2020). Ajang bentukan Kemenpora ini digelar demi menyambut Piala Dunia U-20 2021 yang dilangsungkan di Indonesia pada 20 Mei sampai 12 Juni 2021.

“Saya mewakili Pak Menteri untuk membuka Fun Juggling di Solo. Ini bukan pertama kalinya, banyak tempat yang digunakan,” kata Gatot S Dewa Broto di Hotel Lor In Solo, Jumat (4/12/2020).

Juggling Kemenpora

Pada Desember 2020 ini, pihaknya secara marathon menggelar Youth Fun Juggling Competition. Kegiatan yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tujuannya pertama adalah edukasi kepada masyarakat terkait Youth Program untuk usia muda atau usia dini.

Sebab selama ini, salah satu kelemahannya adalah pembinaan di usia muda. Sehingga, Youth Fun Juggling Competition segmentasinya diperuntukkan bagi usia muda.

BACA JUGA: Deretan Personel Timnas Indonesia U-19 yang Bela Skuad Muda Klub-Klub Eropa

“kedua adalah bagian dari edukasi dan promosi untuk menggairahkan masayarakat bahwa akan digelar Piala Dunia U-20 di Indonesia. Sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dan menggaungkannya.

Diakuinya, dalam suasana Covid-19 terdapat berbagai kendala. Pihaknya tidak ingin melanggar protokol kesehatan dan membuat kerumunan. Sehingga konsekuensi digelar di tempat tertutup.

“Tapi ini juga tidak tertutup banget, pintu tidak boleh ditutup, udara ada akses masuk keluar, jaga jarak,” terangnya.

Sebelum acara berlangsung, peserta harus menjalani rapid test dulu. Acara digelar di 36 kota di 6 Propinsi penyelenggara. Sebut saja di Jawa Tengah, Bali, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, dan Jawa Timur. Jumlah peserta mencapai ribuan mengingat untuk masing masing kota sekira 300 peserta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini