Personel Timnas Indonesia U-19 Belum Dicap sebagai Pemain Nasional

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 51 2317427 personel-timnas-indonesia-u-19-belum-dicap-sebagai-pemain-nasional-R0wMpGk8TD.jpg Skuad Timnas Indonesia U-19 saat jalani TC di Kroasia. (Foto: PSSI)

JAKARTA – Pesepakbola legenda nasional, Bambang Nurdiansyah, tidak setuju jika pemain-pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 dicap sebagai pemain nasional. Ia menilai, pemain yang baru berusia 19 tahun atau di bawahnya, masih dalam proses untuk menuju ke sana, yakni menjadi pemain nasional.

“Ada yang salah kaprah, menyebut pemain usia 19 tahun sebagai pemain nasional. Sebetulnya belum,” kata Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah, Okezone mengutip dari Antara, Jumat (27/11/2020).

Timnas Indonesia U-19

“Saat ini mereka masih berstatus yang terbaik di usianya dan mewakili Indonesia di kejuaraan kelompok umur. Jadi, mereka jangan cepat puas dan mesti terus menjaga kedisiplinan," lanjut pria yang kini menangani klub Liga 2, Muba Babel United tersebut.

Banur menyinggung soal kedisplinan, karena baru-baru ini ada pemain Timnas Indonesia U-19 yang melakukan aksi indisipliner. Sekadar informasi, pada Senin 23 November 2020, pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong baru saja mencoret dua pemain.

Dua pemain yang dicoret adalah Mochamad Yudha Febrian dan Serdy Ephy Fano. Mereka dicoret karena datang terlambat ke sesi latihan yang digelar Senin 23 November 2020 pagi WIB.

BACA JUGA: Penyebab Shin Tae-yong Takkan Penuhi Starting XI Timnas Indonesia U-19 dengan Pemain Keturunan

Menurut penuturan asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, mereka terlambat datang ke sesi latihan karena pulang ke hotel tempat mereka menginap pada pukul 03.00 WIB. Hal itu diketahui setelah Nova Arianto mengecek CCTV hotel skuad Timnas Indonesia U-19 menginap.

Bagi Serdy, ini merupakan pencoretan kedua karena alasan indisipliner. Sebelumnya, ia dicoret H-1 sebelum Timnas Indonesia U-19 berangkat ke Kroasia. Ironisnya, Serdy dicoret karena alasan yang sama, terlambat datang latihan.

Serdy Ephy Fano

(Serdy dua kali dicoret Timnas Indonesia U-19)

Terlepas dari itu, Timnas Indonesia U-19 saat ini sedang berjuang mati-matian. Skuad Garuda Nusantara diproyeksikan turun di Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 2021.

Setelah dua bulan (Agustus-Oktober 2020) berlatih di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 medio bulan akan kembali menjalani pemusatan latihan di luar negeri. Kabarnya, Timnas Indonesia U-19 akan menjalani pemusatan latihan di Spanyol.

Di sana, skuad Garuda Nusantara juga akan memanggil sejumlah pemain keturunan. Jika tampil apik, pemain-pemain keturunan itu dapat memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini