Barcelona Alami Start Terburuk di Liga Spanyol dalam 25 Tahun Terakhir

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 22 November 2020 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 22 46 2313873 barcelona-alami-start-terburuk-di-liga-spanyol-dalam-25-tahun-terakhir-eDOjNeDIx1.jpg Oblak gagal sejumlah peluang Griezmann Dkk di laga Atletico vs Barcelona. (Foto: Twitter/Atleti)

MADRID Barcelona baru saja dipermalukan Atletico Madrid di laga lanjutan Liga Spanyol 2020-2021 pada Minggu (22/11/2020) dini hari WIB. Bermain hampir dengan skuad terbaiknya, Barcelona justru keok 0-1 di Stadion Wanda Metropolitano.

Gara-gara kekalahan itu, Barcelona pun kini tertahan di peringkat ke-10 dalam klasemen sementara Liga Spanyol 2020-2021. Barcelona bisa jauh dari puncak klasemen karena dari delapan pertandingan yang sudah mereka mainkan, tim tersebut hanya bisa mengoleksi 11 poin saja.

Kabar buruknya, hanya dapat mengoleksi 11 poin dari delapan pertandingan di Liga Spanyol ternyata menjadi start terburuk Barcelona di kompetisi tersebut dalam 25 tahun terakhir. Menurut laporan dari Marca, Minggu (22/11/2020), terakhir kali Barcelona memulai musim dengan sangat buruk seperti itu adalah pada musim 1995-1996.

Baca Juga: Barcelona Mulai Jarang Menang, Koeman Coba Beri Penjelasan

Ekspresi Griezmann di laga Atletico vs Barcelona

Barcelona tercatat hanya bisa mendapatkan 11 poin karena baru merasakan tiga kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan. Hasil itulah yang pada akhirnya membuat Barcelona bisa mengulangi start terburuknya di kompetisi Liga Spanyol.

Selama 25 tahun terakhir, Barcelona memang tak pernah mengoleksi 11 poin dari delapan pertandingan seperti yang dicatatkan skuad asuhan Ronald Koeman itu di musim ini.

Seburuk-buruknya Barcelona mengawali Liga Spanyol dalam 25 tahun terakhir itu, mereka masih mampu merebut 12 poin.

Seperti yang terjadi pada musim 2002-2003 dan 2003-2004. Pada dua musim itu, Barcelona yang mengoleksi 12 poin mampu mencatat tiga kemenangan, tiga imbang, dan dua menelan kekalahan. Jumlah tersebut tetap masih jauh lebih baik dari apa yang ditorehkan skuad Koeman di musim ini.

Tentunya hasil itu menjadi pertanda buruk untuk Koeman. Sebab sebagai pelatih yang baru ditunjuk untuk menangani Barcelona, Koeman justru gagal memperlihatkan hasil yang baik.

Koeman yang awalnya dipercaya menggantikan Quique Setien justru membuat sejarah buruk baru untuk Barcelona. Meski begitu, Koeman mengaku bakal berusaha untuk membuat Barcelona bangkit dan ia pun memastikan akan bertanggung jawab.

“Seperti pelatih mana pun, saya jelas bertanggung jawab. Kami tahu bahwa kami harus meningkatkan hasil dan kami harus mempercayai para pemain yang saya miliki. Kami harus meningkatkan (kualitas) dalam serangan dan pertahanan,” kata Koeman, dilansir dari Marca, Minggu (22/11/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini