Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Akan Potong Gaji Pemain

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 46 2310948 ikuti-langkah-barcelona-real-madrid-akan-potong-gaji-pemain-npK2skgFKp.jpg Eden Hazard (Foto: Reuters/Peter Powell)

MADRID Real Madrid mengikuti langkah Barcelona dalam menangani krisis finansial akibat pandemi Covid-19. SPORT melaporkan Los Blancos –julukan Barcelona– akan melakukan pemotongan gaji pada para pemain dan staf mereka.

Ini merupakan pemotongan gaji kedua yang dilakukan Madrid. Tindakan ini pertama kali dilakukan Madrid pada April silam saat gaji para pemain dan staf dikurangi sebanyak 10 persen. Tindakan itu menghemat pengeluaran Madrid hingga 39 juta euro (sekira Rp649 miliar).

Real Madrid (Foto: Reuters)

Madrid kali ini akan memotong gaji sebanyak 15 persen sehingga akan menghemat pengeluaran klub sampai 58,5 juta euro (sekira Rp973 miliar). Yang terkena pemotongan gaji kedua ini, adalah tim utama sepakbola dan basket, tim B Madrid, dan para direktur.

Klub besar dan kaya seperti Madrid pun terkena dampak langsung dari pandemi. Pemasukan utama Madrid dari tiket pertandingan berkurang drastis karena laga digelar tanpa penonton. Selain itu, pemasukan Madrid dari pejualan pernak-pernik klub pun menurun.

BACA JUGA: Kirim Maldini, Milan Ikut Ramaikan Perburuan Tanda Tangan Sergio Ramos

Keadaan itu mempersulit Los Blancos yang sedang merenovasi Estadio Santiago Bernabeu. Agar neraca keuangan tetap seimbang, Madrid pun tidak membeli pemain pada bursa transfer musim panas 2020. Akan tetapi, itu tidak cukup sehingga pemotongan gaji kedua harus dilakukan.

Los Blancos akan melakukan negosiasi dengan para pemain lagi untuk membicarakan perihal pemotongan gaji. Hal itu sangat krusial karena beberapa klub pun kesulitan untuk mendapatkan persetujuan dari para pemain. Barcelona adalah salah satunya.

Presiden Interim Barcelona, Carles Tusquets, menyatakan fokus utama adalah menyehatkan finansial klub. Salah satu caranya adalah mengurangi pengeluaran klub dengan memangkas gaji para pemain.

BACA JUGA: Masa Depan di Real Madrid Belum Jelas, PSG Siap Angkut Sergio Ramos

Namun, sebagian besar pemain Barcelona tidak setuju dengan pemotongan gaji. Jika tidak menemui titik temu, skenario terburuk untuk Barcelona, yakni bangkrut, akan jadi kenyataan pada awal tahun depan. Oleh sebab itu, negosiasi antara Barcelona dengan para pemain masih berlangsung hingga sekarang.

Keadaan di Barcelona mungkin terjadi di Madrid, tetapi Los Blancos punya pengalaman bagus pada pemotongan gaji pertama. Jika pada April silam negosiasi berjalan lancar, hal yang sama seharusnya terjadi saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini