Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Breaking News: CAS Ringankan Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Palsu Timnas Malaysia, FAM Tetap Didenda Rp7,5 Miliar!

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2026 |19:36 WIB
Breaking News: CAS Ringankan Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Palsu Timnas Malaysia, FAM Tetap Didenda Rp7,5 Miliar!
CAS menerbitkan putusan terkait banding 7 pemain Timnas Malaysia yang terlibat kasus pemalsuan dokumen naturalisasi (Foto: VFF)
A
A
A

PENGADILAN Arbitrase Olahraga (CAS) mengeluarkan putusan terkait banding dalam kasus pemalsuan dokumen 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Mereka bisa bernapas lega, tidak seperti FAM.

Kasus pemalsuan dokumen naturalisasi yang menjerat 7 pemain Timnas Malaysia itu berlangsung sejak 2025. Mereka adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, Hector Hevel.

1. Sanksi Berat

Timnas Malaysia vs Cape Verde. (Foto: Instagram/malaysia_nt)

FIFA sempat menjatuhkan sanksi berat kepada 7 pemain tersebut. Mereka masing-masing dijatuhi denda 2.000 Franc Swiss (setara Rp43 juta) plus larangan beraktivitas apa pun di dunia sepakbola selama 12 bulan.

Para pemain itu didakwa bersalah memalsukan dokumen dan melanggar ketentuan naturalisasi FIFA. Ketujuh pesepakbola tersebut terbukti tidak memiliki darah keturunan Malaysia sehingga tidak diizinkan membela Harimau Malaya.

2. Banding ke CAS

Sanksi tersebut dianggap terlalu berat. Banding lalu diajukan hingga ke CAS oleh 7 pemain tersebut karena merasa tidak punya peran yang signifikan dalam pemalsuan dokumen, dengan harapan sanksi dicabut atau dikurangi.

Pun begitu, sidang dengar pendapat yang digelar CAS di Lausanne, Swiss, pada 26 Februari 2026, menyatakan tindakan pemalsuan dokumen tersebut terbukti sah secara hukum. Namun, mereka mengabulkan banding atau keberatan dari 7 pemain itu.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement