Takut Masalah Imigrasi, Alasan Pelatih Arema FC Tak Mau Pulang ke Brasil

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 11 November 2020 17:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 49 2308049 takut-masalah-imigrasi-alasan-pelatih-arema-fc-tak-mau-pulang-ke-brasil-2bn3pI4n0k.jpg Carlos Oliveira. (Foto/Arema FC)

MALANG – Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira yang memilih tinggal di Indonesia dibanding pulang kampung ke negara asalnya, Brasil. Padahal sejak Liga 1 2020 tidak pasti, manajemen Arema FC memberikan libur panjang hingga 30 November.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menangguhkan kelanjutan Liga 1 2020 pada Oktober silam karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian dengan alasan kasus virus corona masih tinggi. Izin juga tidak dikeluarkan pada November lalu dengan alasan yang sama.

Foto/Arema FC

PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengambil keputusan bahwa Liga 1 2020 akan dilanjutkan pada Februari 2021. Nama kompetisi juga berubah menjadi Liga 1 2020-2021.

Baca juga: Eks Penyerang Arema FC Elias Alderete Kaget Ada Pemain yang Merokok di Indonesia

Dengan tak adanya kompetisi, membuat klub memberikan libur pada pemain dan stafnya. Liburan itu dimanfaatkan oleh pemain dan juga tim pelatih Arema untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Namun, tidak bagi Oliveira.

“Sebenarnya saya tidak akan meninggalkan negara ini. Mungkin akan sedikit memembuat frustrasi karena saya tidak bisa bertemu dengan keluarga dan kerabat-kerabat saja. Tapi pekerjaan tetap yang utama jadi saya memutuskan untuk tetap tinggal,” tutur Carlos mengutp lamam Liga Indonesi, Rabu (11/11/2020).

Eks pelatih klub Vietnam, Becamex Binh Duong itu membeberkan alasannya memilih tinggal di Indonesia, salah satunya karena enggan berurusan dengan masalah imigrasi.

Dia mengatakan punya pengalaman tidak menyenangkan dengan masalah imigrasi saat akan pertama kali datang ke Indonesia untuk bergabung dengan Arema FC. Hal itu yang membuatnya terlambat bergabung dengan program latihan tim.

Dengan alasan itu, Carlos memilih tetap bertahan sambil menunggu informasi dari manajemen Arema untuk melakukan persiapan menghadapi lanjutan Liga 1 2020-2021. Meski tak berkumpul dengan keluarganya di Brasil, Carlos mengaku hal itu sudah menjadi risiko pekerjaannya.

“Kalau saya memutuskan pulang ke Brasil saya harus berurusan lagi dengan pihak imigrasi, visa dan banyak hal lagi yang enggan saya hadapi. Masalah ini berlaku untuk semua, baik saya kembali ke Amerika maupun ke Jepang,” kata pelatih berusia 59 tahun. 

“Jadi ketika semua diputuskan saya akan memutuskan menunggu di sini dan tidak kemana-mana. Karena semua yang saya lalui hingga saat ini semata-mata untuk pekerjaan saya. Jadi Tuhan tahu jalan yang terbaik dan inilah situasinya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini