“Saya tidak pernah mengungkapkan kata-kata itu (soal Messi yang melapor ke presiden Barcelona). Kalimat itu adalah tanggung jawab mantan direktur olahraga Zubizarreta dari apa yang saya baca,” lanjut Martino.
Pada akhirnya setelah gagal memberikan trofi bagi Barcelona di musim 2013-2014, Tata Martino dipecat. Namun, uniknya setelah dipecat Barcelona, Tata Martino ditunjuk sebagai pelatih Timnas Argentina.

(Gerardo Martino saat menangani Timnas Argentina)
Hal itu otomatis mempertemukan Martino dengan Lionel Messi yang berstatus kapten Timnas Argentina. Sayangnya sama seperti di Barcelona, kombinasi Tata Martino-Messi bersama La Albiceleste –julukan Argentina– juga tidak memberikan trofi.
Sebenarnya Argentina melaju ke final Copa America 2015 dan 2016 selama ditangani Tata Martino. Hanya saja di kedua final tersebut, Argentina ditundukkan Cile lewat adu penalti.
(Fetra Hariandja)