Solskjaer Akui Man United Tak Bisa Menghancurkan Istanbul Baseksehir

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 05 November 2020 05:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 261 2304399 solskjaer-akui-man-united-tak-bisa-menghancurkan-istanbul-baseksehir-2lYxGq7EyY.jpg Pemain Istanbul Basaksehir merayakan gol ke gawang Man United. (Foto/UEFA)

ISTANBUL – Ole Gunnar Solskjaer mengakui jika Manchester United tidak bisa mengalahkan Istanbul Baseksehir. Padahal, kata dia, timnya sudah melakukan segala cara untuk mengalahkan wakil Turki tersebut.

Manchester United bertamu ke markas Baseksehir dalam laga ketiga Grup H Liga Champions 2020-2021 di Stadion Fatih Terim, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB. Setan Merah langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama. Namun, Baseksehir berhasil memimpin di babak pertama dengan skor 2-1 lewat skema serangan balik.

Foto/Reuters

Gol pertama pasukan Okan Buruk berawal dari sepak pojok untuk Man United. Hanya saja, proses tendangan sudut itu mampu dimentahkan pemain Basaksehir. Edin Visca yang mendapat bola langsung menyodorkan umpan terobosan kepada Demba Ba.

Baca juga: Roy Keane Berikan Komentar Negatif Tentang Man United, Maguire: Itu Tidak Benar

Lini belakang Man United yang kosong, membuat Ba langsung berhadapan dengan kiper Man United yang dijaga Dean Henderson. Ia berhasil mencetak gol untuk Basaksehir di menit ke-12.

Lima menit menjelang paruh pertama berakhir, Basaksehir berhasil mencetak gol kembali. Gol tercipta melalui skema serangan balik, Edin Visca menambah keunggulan usai mendapat umpan dari Deniz Turuc.

Tertinggal dua gol membuat Setan Merah meningkatkan serangan. Hasilnya, Luke Shaw berhasil mengirim umpan kepada Anthony Martial yan diteruskan melalui sundulan dan merubah skor menjadi 2-1 pada menit 42.

Namun, gol Martial menjadi yan terakhir bagi Man United pada laga itu. Setan Merah harus mengakui ketangguhan Baseksehir dengan skor 2-1.

Solskjaer merasa anak asuhnya sudah sekuat tenaga melawan The Owl—julukan Istanbul Baseksehir. Namun, Man United tidak berdaya dan malah dihancurkan tim tuan rumah.

“Gol Martial sebelum jeda memberi kami kesempatan untuk membuat mereka tertekan di babak kedua. Kami melakukan segalanya, tetapi tidak bisa menghancurkannya," katanya mengutip laman UEFA.

Solskjaer juga kesal dengan gol pertama Baseksehir. Dia menegaskan bahwa kesalahan pemainnya itu tidak bisa dimaafkan

“Penampilan tidak cukup baik melawan tim yang bekerja keras, berlari dan memukul kami beberapa kali. Untuk gol pertama, kami memainkan sepak pojok dengan operan pendek dan melupakan pemain di atas (Ba). Itu tidak bisa dimaafkan," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini