Share

Ade Yemmy, Pemain Keturunan yang Bisa Perkuat Pertahanan Timnas Indonesia U-19

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 51 2304034 ade-yemmy-pemain-keturunan-yang-bisa-perkuat-pertahanan-timnas-indonesia-u-19-rCBOc9DFCB.jpg Ade Yemmy (Foto: Twitter/@yemmy_yemmm)

ADE Yemmy adalah pemain keturunan Indonesia-Nigeria. Pemain yang lahir di Jakarta, 21 Mei 2004 itu, merupakan buah hati dari Mahdiati dan Kunle. Ia biasa bermain sebagai gelandang bertahan ataupun bek tengah karena tinggi badannya yang menyentuh 190 cm.

Berbeda dari beberapa pemain keturunan lain yang biasanya bermain di luar negeri, Ade Yemmy justru menimba ilmu sepakbola di Indonesia. Sejak berumur lima tahun, Ade Yemmy bergabung ke ASIOP APACINTI untuk mengasah kemampuannya mengolah si kulit bundar.

Ade Yemmy (Foto: Instagram/@yemmy_yemmm)

Ade Yemmy pun membawa ASIOP APACINTI mengukir prestasi dengan meraih peringkat ketiga di Indonesia Junior Soccer League. Ade Yemmy tidak hanya mengkur prestasi di dalam negeri, ia juga pernah mengikuti kejuaraan internasional di Malaysia.

Ade Yemmy pernah lolos seleksi Indonesia All Star yang membawanya ke Malaysia pada 23-25 Februari 2017 silam. Selama berada di Malaysia, Ade Yemmy mengikuti turnamen Jeonsa Football Challenge 2017.

Ade Yemmy sayangnya belum pernah membela Timnas Indonesia. Umur Ade Yemmy masih 16 tahun membuatnya bisa membela Timnas Indonesia U-16 atau U-19. Akan tetapi, karena banyak kompetisi-kompetisi internasional yang ditunda ke tahun depan saat Ade Yemmy berumur 17 tahun, tenganya akan terpakai di Timnas Indonesia U-19.

Kemampuan Ade Yemmy sebagai gelandang bertahan atau bek tengah bisa dicoba oleh Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, pada pemustan latihan selanjutnya di Belanda. Karena memiliki tinggi 190 cm, Ade Yemmy cocok menjadi partner Elkan Baggott yang berpostur 194 cm.

BACA JUGA: Timnas Indonesia U-19 Cari Pemain Keturunan, Gyani Manuel Bisa Jadi Pilihan

PSSI berencana untuk mengadakan pemusatan latihan di Negeri Kincir Angin karena kualitas sepakbola dan banyaknya pemain keturunan di sana. Akan tetapi, tanggal keberangkatan Timnas Indonesia U-19 ke Belanda belum ditentukan karena PSSI masih mengurus perizinannya.

Lokasi pemusatan latihan pun bisa berubah jika perizinan ke Belanda tidak terpenuhi. Meski begitu, seleksi terhadap pemain keturunan akan tetap dilakukan di mana pun lokasi pemusatan latihannya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini