Mourinho Kesal Pemain Tottenham Disebut Tak Punya Mental Pemenang

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 22:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 45 2297486 mourinho-kesal-pemain-tottenham-disebut-tak-punya-mental-pemenang-VjfSBe5FlJ.jpg Tottenham Hotspur saat menghadapi West Ham di pekan kelima Liga Inggris 2020-2021 (Foto: Premier League)

LONDON - Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, geram para pemainnya disebut tak punya mental pemenang. Pernyataan tersebut datang usai The Liliywhite -julukan Tottenham- gagal menang saat menjamu West Ham United di pekan kelima Liga Inggris 2020-2021, akhir pekan kemarin.

Padahal kemenangan seharunya dengan mudah didapat Tanguy Ndombele dan rekan-rekan di laga kandang mereka kali ini. Sebab, Tottenham sendiri sudah menguasai jalannya pertandingan sejak menit-menit awal.

Tiga gol bahkan berhasil dicetak dengan cepat oleh tim tuan rumah ketika pertandingan babak pertama belum genap 20 menit berjalan. Adapun tiga gol tersebut merupakan Kreasi Son Heung-min (1’) dan Harry Kane (8’ dan 16’).

Sayangnya, Tottenham gagal menjaga konsistensinya ke babak kedua. Jelang berakhirnya pertandingan, armada Mourinho justru kebobolan tiga gol lewat aksi Fabian Balbuena (82’), Davinson Sanchez (85’), dan Manuel Lanzini (90+4).

Baca juga: Tottenham Diimbangi West Ham, Son: Rasanya Menyakitkan seperti Kalah!

Alhasil, kemenangan yang sejatinya sudah nyaris diraih Tottenham harus sirna. Mereka akhirnya hanya bisa mengantongi satu poin tambahan pada pekan ini.

"Saya tidak sepakat dengan itu (penilaian mental para pemain di lapangan)," ujar Mourinho seperti dilansir dari laman Sportskeeda, Rabu (21/10/2020).

"Saya percaya bahwa menang 3-0 di menit 80 kita bisa bermain 50 lebih banyak pertandingan dan itu tidak akan terjadi lagi jadi saya tidak ingin berpegang teguh pada ini dan tidak ada cerita tentang 'Spursy' dan hal semacam ini," ujarnya lagi.

"Kami hanya perlu bertahan lebih baik dari bola mati. Kami hanya kebobolan satu gol dari permainan terbuka saat melawan Southampton di laga awal," tandasnya.

Mendapati kondisi ini, Mourinho tak menampik bahwa dirinya merasa kecewa. Kondisi ini sendiri dinilai terjadi karena timnya dinilai tidak cukup kuat dalam mengatasi tekanan yang muncul jelang akhir-akhir laga secara psikologis. Alhasil, kebangkitan West Ham pun tak dapat dicegah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini