"Saya percaya bahwa menang 3-0 di menit 80 kita bisa bermain 50 lebih banyak pertandingan dan itu tidak akan terjadi lagi jadi saya tidak ingin berpegang teguh pada ini dan tidak ada cerita tentang 'Spursy' dan hal semacam ini," ujarnya lagi.
"Kami hanya perlu bertahan lebih baik dari bola mati. Kami hanya kebobolan satu gol dari permainan terbuka saat melawan Southampton di laga awal," tandasnya.
Mendapati kondisi ini, Mourinho tak menampik bahwa dirinya merasa kecewa. Kondisi ini sendiri dinilai terjadi karena timnya dinilai tidak cukup kuat dalam mengatasi tekanan yang muncul jelang akhir-akhir laga secara psikologis. Alhasil, kebangkitan West Ham pun tak dapat dicegah.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.