MANCHESTER – Gelandang kreatif Manchester United, Bruno Fernandes dikabarkan kecewa dengan direksi Man United. Penyebabnya, pemain asal Protugal itu tak senang dengan pendekatan petinggi Setan Merah dalam bursa transfer pada musim panas 2020 silam.
Man United pada jendela transfer musim panas lalu menjadikan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund sebagai target utama. Namun, sang pemain tak kunjung datang meski Man United telah melakukan pendekatan selama berbulan-bulan.

Sancho urung berseragam Man United karena petinggi klub gagal memenuhi nilai transfer yang ditawarkan Dortmund. Klub asal Jerman itu bersikeras akan melego pemain berusia 20 tahun tersebut dengan harga 120 juta euro atau Rp2 triliun.
Baca juga: Diduga Bertengkar dengan Solskjaer, Ini Respons Bruno Fernandes
Man United berhasil mendatangkan Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam. Pemain berusia 23 tahun itu merupakan gelandang serba bisa, yang mampu beroperasi di sektor penyerangan, bertahan ataupun diberi peran keduanya.
Menjelang penutupan bursa transfer pada 5 Oktober 2020, Man United berhasil mendapatkan empat pemain. Mereka adalah Alex Telles, Edinson Cavani, dan dua pemain sayap kanan berusia 18 tahun Facundo Pellistri dan Amad Diallo, yang akan bergabung pada Januari tahun depan.
Meski berhasil mendatangkan sejumlah pemain, menurut jurnalis Sunday Times, Duncan Castles, Fernandes kecewa dengan langkah Man United di bursa transfer. Pasalnya, hal itu tidak sesuai dengan harapannya ketika dia tiba di Old Trafford pada Januari lalu.