TURIN – Juventus berencana mendatangkan pemain andalan Bayern Munich, David Alaba, pada bursa transfer musim panas 2021. Menurut laporan Sportskeeda, Bianconeri –julukan Juventus– akan mendatangkan Alaba dengan status bebas transfer, mengingat hingga kini pemain berpaspor Austria itu belum kunjung memperpanjang kontrak bersama Die Roten –julukan Bayern.
Padahal, kontrak David Alaba bersama Bayern Munich akan berakhir pada 30 Juni 2021, atau kurang dari sembilan bulan lagi. Jika benar didatangkan, akan bermain di posisi apa David Alaba nantinya?

(David Alaba diburu Juventus)
Sekadar informasi, David Alaba merupakan pemain yang memiliki versalititas tinggi. Bersama skuad Bayern Munich, David Alaba dapat diperankan di tiga posisi berbeda, yakni bek tengah, fullback kiri hingga gelandang bertahan.
Bahkan ketika membela Tim Nasional Austria, David Alaba bermain sebagai playmaker! Namun, jika bicara kebutuhan saat ini, tenaga David Alaba sangat cocok dimainkan di posisi fullback kiri.
Sebab, Juventus kekurangan pemain jempolan di posisi tersebut. Alex Sandro yang berstatus fullback kiri utama Juventus, kerap membuat blunder. Pemain asal Brasil itu dinilai hanya bagus membantu serangan, namun tidak saat bertahan.
BACA JUGA: Juventus Lagi-Lagi Datangkan Pemain Bintang Gratisan, Siapa Dia?
Menjadi masalah ketika Alex Sandro absen karena cedera ataupun akumulasi kartu. Saat Juventus menghadapi Sampdoria di pekan pembuka Liga Italia 2020-2021, pelatih Juventus Alex Sandro hingga memainkan pemain muda Gianluca Frabotta.
Lantas, bagaimana jika David Alaba dimainkan dua posisi lain? Untuk posisi bek tengah, Juventus sudah memiliki peman-pemain kuat di area sana seperti Matthijs de Ligt, Giorgio Chiellini, Merih Demiral dan Leonardo Bonucci.

(David Alaba bisa tampil di sejumlah posisi)
Untuk posisi gelandang bertahan, Juventus mempunyai segudang opsi di posisi tersebut. Sebut saja Adrien Rabiot, Weston McKennie hingga Rodrigo Bentancur.
Namun, satu hal yang pasti, kehadiran David Alaba bak berkah bagi Juventus. Bianconeri jadi memiliki pemain berpengalaman yang dapat membantu mereka memenangkan trofi Liga Champions.
Sekadar informasi, David Alaba sudah dua kali membawa Bayern Munich juara Liga Champions, tepatnya pada 2012-2013 dan 2019-2020. Karena itu, pengalaman itu diprediksi dapat membantu Juventus yang sejak 1995-1996 tak pernah lagi memenangkan trofi si Kuping Besar.
(Fetra Hariandja)