MONTEVIDEO – Luis Suarez menangis karena perlakuan Barcelona yang terkesan membuangnya pada bursa transfer musim panas 2020. Suarez merasa tidak dihargai oleh klub yang sudah dibelanya selama enam tahun terakhir itu.
Suarez adalah korban perubahan yang dilakukan Barcelona pada musim 2020-2021. Suarez tidak masuk dalam rencana Pelatih anyar Barcelona, Ronald Koeman, untuk musim ini.
Koeman bahkan memberitahu Suarez bahwa tenaganya sudah tidak terpakai di Barcelona melalui telefon. Hal itu membuat Suarez semakin sedih karena dirinya layak diperlakukan lebih baik oleh Barcelona.
Suarez wajar diperlakukan lebih baik karena kontribusinya begitu besar untuk Barcelona. Sejak membela Barcelona pada musim 2014-2015, Suarez telah menjadi andalan di lini depan. Suarez bahkan membentuk kerja sama mematikan dengan Lionel Messi dan Neymar Jr yang dikenal dengan Trio MSN (Messi, Suarez, Neymar).
BACA JUGA: Man City Siap Lihat Peluang Rekrut Lionel Messi pada 2021
Suarez pun melewati banyak hal bersama Barcelona. Ia membantu Blaugrana –julukan Barcelona– meraih 13 trofi bergengsi. Suarez bahkan merupakan pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah Barcelona dengan torehan 195 gol.
Namun, kontribusi besar Suarez sayangnya tidak dibayar dengan layak oleh Barcelona. Blaugrana memilih untuk menjual salah satu legendanya itu dengan cara tidak elegan ke Atletico Madrid. Hal itu membuat Suarez kecewa pada Barcelona.