Ditahan Sevilla, Koeman Akui Barcelona Alami Kelelahan

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 05 Oktober 2020 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 46 2288506 ditahan-sevilla-koeman-akui-barcelona-alami-kelelahan-gphB476sQV.jpg Barcelona vs Sevilla (Foto: Twitter/@LaLiga)

BARCELONA – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengakui skuadnya mengalami kelelahan saat menjamu Sevilla di Camp Nou, Senin (5/10/2020) dini hari WIB. Barcelona dan Sevilla mengakhiri laga dengan skor akhir 1-1.

Setelah memulai kompetisi dengan meyakinkan, Barcelona akhirnya mendapatkan tantangan berat pada pekan ketiga. Menjamu juara Liga Eropa 2019-2020, Blaugrana –julukan Barcelona– pun harus puas meraih hasil imbang.

Barcelona vs Sevilla

Bahkan Barcelona harus mengalami kebobolan terlebih dahulu saat Luuk de Jong menjebol gawang Neto pada menit 8. Beruntung, ada Philippe Coutinho yang menyelamatkan Barcelona dari kekalahan setelah mencetak gol pada menit 10.

Sayangnya, setelah gol penyeimbang itu Barcelona tak mampu menambah gol. Begitu pun dengan Sevilla. Namun, Koeman mengatakan bahwa mereka menjalani laga sulit karena mendapat tekanan besar dari Sevilla.

Baca juga Barcelona vs Sevilla, Blaugrana Gagal Amankan Poin Penuh di Camp Nou

Lebih dari itu, Koeman mengakui bahwa para pemainnya mengalami kelelahan sehingga sulit untuk mengembangkan permainan. Apalagi pada babak kedua, di mana Lionel Messi dan kawan-kawan tidak mampu menemukan ritme permainan.

“Itu adalah pertandingan yang sulit. Mereka menekan kami dengan baik,” ungkap Koeman, mengutip dari Marca, Senin (5/10/2020).

“Masalah kami adalah permainan kami dengan bola tidak seperti yang kami inginkan,” tambah pemain berpaspor Belanda tersebut.

“Mereka memainkan sepakbola yang bagus, mereka menekan dengan baik dan secara fisik mereka lebih kuat,” sambungnya.

“Mereka tim top. Saya pikir kami bermain bagus, tetapi kami banyak kehilangan bola di babak kedua, jadi sulit untuk mendapatkan ritme permainan,” lanjutnya.

“Saya senang dengan performa tim. Tim lelah, tetapi kami berjuang sampai akhir,” pungkas mantan pelatih Timnas Belanda tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini