5 Pesepakbola Bintang yang Pindah ke Liga Super China demi Selamatkan Karier

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 51 2286106 5-pesepakbola-bintang-yang-pindah-ke-liga-super-china-demi-selamatkan-karier-9FQmkv2QWn.jpg Marauane Fellaini. (Foto/News CN)

STIGMA melekat bagi pemain sepakola yang pernah bermain di Eropa saat menuju Liga China adalah karena faktor uang. Label ini masih sering menempel pada diri gelandang berbakat asal Brasil, Oscar yang pindah dari Chelsea ke klub China ke Shanghai SIPG saat usianya 25 tahun.

Namun, ada pula yang menyebut kepindahan pemain ke Liga China karena menyerah dengan persaingan ketat liga-liga top Eropa (Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, Prancis).

Contoh terbesar dari ini adalah Alexandre Pato, seorang eks pemain AC Milan. Dia gagal di Rossoneri, namun melesat di Liga China. Dia kemudian kembali ke Brasil dan kembali gagal menunjukkan performa apiknya. Lalu timbul pertanyaan standar kualitas Liga China.

Berikut lima pemain bintang sepakbola yang memilih berkarier di Liga China menyadur Sportskeeda:

5. Renato Augusto

Renato Augusto merupakan pemain asal Brasil. Dia mencoba menghidupkan kariernya dengan pindah ke Liga China.

Foto/CGTN

Sebelumnya, Augusto tak tampil mengesankan saat berseragam Bayern Munich. Dia pun kembali bersama klub asalnya, Corinthians selama empat tahun. Augusto kemudian memutuskan pindah ke China bersama Beijing Guoan, di mana bermain 139 kali dan mencetak 38 gol.

Baca juga: 5 Pemain yang Kariernya Rusak Setelah Gabung Arsenal 

Penampilan Augusto membuatnya dipanggil Timnas Brasil serta memenangkan medali emas Olimpiade. Dia juga menjadi skuad Timnas di Piala Dunia FIFA 2018. Sang pemain juga secara terbuka memuji kualitas Liga China.

4. Marouane Fellaini

Marouane Fellaini mungkin memiliki banyak pembenci saat dia membela Manchester United. Namun, dia berhasil membantu timnya memenangkan empat trofi termasuk Liga Eropa dan Piala FA.

Foto/Shandong

Pada 2019, pemain asal Belgia ini memutuskan hijrah ke China. Dia bergabung bersama Shandong Luneng. Saat melakukan debut, Fellaini berhasil mencetak gol melalui sundulan.

3. Odion Ighalo

Banyak yan gbertanya mendapa Man United meminjam Odion Ighalo dari klub China, Shanghai Greenland Shenhua. Namun, pemain asal Nigeria ini berhasil mencetak gol dalam tiga penampilan pertamanya.

Foto/CGTN

Begitu impresifnya dia, Setan Merah memperpanjang masa peminjamannya. Akan tetapi karier Ighalo sempat menurun sebelum bersama Man United.

Ighalo sempat bermain cukup baik saat membela Watford. Hanya saja itu tidak berlangsung lama. Sang pemain hijrah ke China dengan harapan bisa memperbaiki performanya bersama Shanghai Shenhu dan ternyata berhasil.

2. Papiss Demba Cisse

Papiss Demba Cisse membuat Newcastle United senang ketika dia hampir mencetak gol dalam 14 pertandingan pertamanya. Namun, pemain asal Senegal tidak konsisten. Dia menghabiskan empat musim lagi di Newcastle, tetapi jarang mencetak gol.

Foto/China Daily

Setelah Newcastle terdegradasi pada 2016, Cisse pindah ke China untuk bergabung dengan Shandong Luneng, di mana dia bermitra dengan striker lain dari Eropa, Graziano Pelle. Cisse kembali menemukan sentuhannya di China, mencetak banyak gol dan kembali ke Eropa bersama klub Turki, Alanyaspor.

1. Paulinho

Paulinho adalah nama besar yang gagal di Tottenham Hotspur. Spurs merekrut gelandang itu setelah sang pemain bermain bagus bersama Timnas Brasil dan klub sebelumnya, Corinthians.

Foto/Sportskeeda

Kegagalannya di Tottenham menyebabkan dia pindah ke Guangzhou Evergrande. Dia seakan terlahir kembali. Permainannya yang memukan membuat kariernya bergeser ke Barcelona.

Paulinho adalah pemain kunci untuk Barcelona, mencetak sembilan kali dan membantu klub memenangkan dua trofi domestik, tetapi Guangzhou kembali merebut kembali aset mereka.

Pemain berusia 32 tahun itu juga mendapatkan kembali tempatnya di Timnas Brasil dan terlihat sangat nyaman bermain di China. 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini