ADA 5 klub dengan pendapatan tertinggi di Liga Champions 2025-2026 yang menarik untuk dibahas. Salah satunya ada klub yang mendapatkan pendapatan hingga menembus Rp1,9 triliun!
Ya, panggung Liga Champions musim 2025-2026 bukan sekadar ajang adu gengsi untuk memperebutkan trofi si Kuping Besar. Bagi 36 tim yang berlaga, kompetisi ini adalah tambang emas.
Dengan total distribusi dana mencapai lebih dari 2,1 miliar euro atau sekira Rp42 triliun, setiap klub berlomba meraup keuntungan maksimal dari biaya partisipasi, bonus performa, hingga hak siar televisi.
Raksasa Jerman ini kukuh di puncak daftar pendapatan. Ketajaman Harry Kane menjadi kunci utama tim asuhan Vincent Kompany tersebut masih terus bertahan hingga Liga Champions 2025-2026 kini memasuki babak perempatfinal.
Kane sukses menyumbang 10 dari total 32 gol Bayern sejauh ini di Liga Champions, termasuk saat menumbangkan Atalanta 4-1 di leg kedua babak 16 besar. Konsistensi ini membuat Die Roten mengantongi pendapatan tertinggi hingga Maret 2026.
Di bawah asuhan Arne Slot, Liverpool tampil impresif meski dua rekrutan anyar mereka, Alexander Isak dan Florian Wirtz, sempat mengawali musim dengan lambat. The Reds berhasil finis di posisi ketiga pada fase liga dengan catatan enam kemenangan.
Langkah mereka semakin mantap setelah mendepak Galatasaray di babak 16 besar, yang otomatis menambah pundi-pundi uang mereka.
Mikel Arteta berhasil menyulap Arsenal menjadi tim tanpa celah musim ini. Meriam London tampil sempurna dengan menyapu bersih delapan kemenangan di fase liga.