5 Pemain yang Kariernya Rusak Setelah Gabung Arsenal

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 45 2286045 5-pemain-yang-kariernya-rusak-setelah-gabung-arsenal-1pGHmPBSBq.jpg Karier Ryo Miyaichi rusak setelah bergabung dengan Arsenal (Foto: Premier League)

PINDAH ke kesebelasan baru selalu menjadi perjudian, tidak hanya bagi pemain, tetapi juga klub. Sebab, belum tentu pemain baru bisa langsung nyetel dengan tim. Salah-salah, karier sang pemain bisa rusak bahkan berakhir.

Situasi seperti itu bukan sekali dua kali terjadi, bahkan tidak hanya menimpa satu-dua pemain ketika pindah ke klub baru. Salah satu klub yang kerap dianggap menjadi kuburan karier seorang pemain sepakbola adalah Arsenal.

Baca juga: 5 Pemain yang Kariernya Rusak Setelah Gabung Real Madrid

Memang banyak pemain yang menjadi hebat setelah membela The Gunners. Akan tetapi, tidak sedikit juga yang kariernya menukik tajam. Berikut dereta pemain yang kariernya hancur di Arsenal, disadur dari Sportskeeda, Rabu (30/9/2020).

5. Francis Jeffers

Pemain yang satu ini menarik perhatian Arsene Wenger ketika mengemas 18 gol dari 49 pertandingan bersama Everton. Didatangkan dengan harga 8 juta poundsterling (setara Rp153 miliar) pada 2001, karier Francis Jeffers justru terganggu dengan masalah kebugaran.

Skuad Arsenal saat itu memang sedang bagus-bagusnya sehingga Francis Jeffers sulit menembus tim utama. Beberapa tahun kemudian, striker yang hanya menyumbang empat gol dalam 22 laga itu, mengaku menyesal sudah bergabung dengan Arsenal.

Andrey Arshavin bergabung dengan Arsenal di waktu yang salah

4. Andrey Arshavin

Pemain yang mencuat namanya pada Piala Eropa 2008 itu pindah ke Arsenal pada musim dingin 2009. Sayangnya, karier Andrey Arshavin tidak berlangsung mulus. Cedera menjadi penyebab utama terganggunya performa pemain asal Rusia itu di London.

Pun begitu, Andrey Arshavin sempat memiliki momen manis berupa empat gol ke gawang Liverpool pada laga yang berakhir imbang 4-4 di Stadion Anfield. Pada musim terakhirnya, Arshavin hanya menjadi pemanas bangku cadangan hingga akhirnya memilih pulang ke Zenit.

3. Davor Suker

Nama Davor Suker mencuat pada Piala Dunia 1998 di mana dirinya menjadi top skor. Tepat semusim setelahnya, pemain asal Kroasia itu bergabung dengan Arsenal. Sayangnya, ketajaman Suker menguap ketika menghuni Stadion Highbury.

Davor Suker total hanya mencatat 22 penampilan dan delapan gol bersama Arsenal. Setelah itu, kariernya menukik tajam. Salah satu buktinya adalah sulit menembus 11 utama di West Ham United yang merupakan klub papan bawah.

Davor Suker terhitung gagal saat membela Arsenal

2. Ryo Miyaichi

Arsenal sempat membuat banyak orang mengernyitkan dahi ketika merekrut Ryo Miyaichi pada 2011, langsung dari Jepang. Sempat tampil impresif kala menjalani peminjaman ke Feyenoord, Ryo Miyaichi tidak pernah benar-benar menunjukkan potensinya di Arsenal.

Setelah berulang kali dipinjamkan, pemain berpaspor Jepang itu kini membela St Pauli di kasta kedua Liga Jerman. Usianya juga terhitung masih muda, yakni 27 tahun. Sungguh disayangkan karier pemain yang digadang-gadang punya kemampuan hebat itu, justru kini terpuruk.

1. Mesut Ozil

Penurunan karier yang dialami Mesut Ozil cukup tajam. Didatangkan pada musim panas 2013 dari Real Madrid, pemain asal Jerman itu sempat menampilkan kilasan kemampuannya. Ozil mengukir 13 assist dan tujuh gol dalam 40 penampilan.

Mesut Ozil sudah jarang tampil

Mesut Ozil punya peran penting dalam membawa Arsenal menjuarai tiga Piala FA. Akan tetapi, kariernya perlahan merosot memasuki musim 2018-2019. Selain gangguan cedera, pemain berdarah Turki itu disingkirkan Unai Emery karena dianggap tidak cocok dengan skema.

Dikenal sebagai salah satu playmaker terbaik, Mesut Ozil kini merana. Mikel Arteta selaku manajer anyar, masih enggan memakai jasanya bahkan di kompetisi piala sekali pun. Usianya memang baru 31 tahun, tetapi sepertinya karier Mesut Ozil hampir berakhir.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini