Zidane Akui Jovic Bisa Tinggalkan Madrid Musim Panas Ini

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 46 2286252 zidane-akui-jovic-bisa-tinggalkan-madrid-musim-panas-ini-9aIGeQp320.jpg Luka Jovic (Foto: Twitter Luka Jovic)

MADRID – Jelang berakhirnya bursa transfer musim panas 2020, penyerang Real Madrid, Luka Jovic, santer dikabarkan bakal meninggalkan klubnya tersebut. Sebab, Jovic dinilai gagal menampilkan performa terbaiknya dan bukan merupakan pilihan utama pelatih Madrid, Zinedine Zidane.

Jovic sejatinya dibeli Madrid dengan mahar 70 juta euro pada musim panas 2019 setelah sang striket menjalani musim yang fantastis bersama Eintracht Frankfurt. Sayangnya, di Madrid, Jovic justru tak mampu menjadi mesin gol yang mematikan dan kerap mengalami masalah kebugaran.

Di musim pertamanya membela Los Blancos, Jovic telah diberi kepercayaan untuk tampil sebanyak 27 kali. Akan tetapi, bomber berkebangsaan Serbia itu hanya mampu mencetak dua gol dan dua assist.

Baca juga: Zidane: Hazard Sangat Berambisi untuk Kembali Bermain

Luka Jovic

Pada akhirnya, Zidane pun kembali mengandalkan Karim Benzema sebagai ujung tombak utama Madrid. Jelang berakhirnya bursa transfer ini, Zidane tak memungkiri bahwa apa pun bisa terjadi, termasuk kepergian Jovic.

"Anda harus memperhitungkan semuanya. Hingga tanggal 5 (Oktober), bursa transfer terbuka. Kita lihat saja. Para pemain baik-baik saja dan itulah yang menarik minat saya," jelas Zidane, seperti dikutip dari Goal, Rabu (30/9/2020).

Saat ini, Jovic dikaitkan dengan sjumlah klub papan atas Eropa, seperti Manchester United, AC Milan, hingga AS Roma. Ketiga klub tersebut pasalnya saat ini kekurangan stok penyerang tengah di dalam skuad mereka.

Man United misalnya hanya memiliki Odion Ighalo saja. Sementara itu, Milan mengandalkan Zlatan Ibrahimovic, namun saat ini sang striker sedang terinfeksi Virus Corona (Covid-19). Adapun Roma hanya punya Edin Dzeko sebagai pemain nomor 9.

Jika Jovic menginginkan menit bermain yang banyak, maka bergabung dengan salah satu dari tiga klub tersebut bisa menjadi solusi terbaik. Sebab di Madrid, Zidane masih akan menjadikan Benzema sebagai pilihan utama.

Karim Benzema

Jovic baru bisa bermain sebagai starter jika Zidane menggunakan formasi dengan dua striker. Seperti yang terjadi di jornada ketiga Liga Spanyol 2020-2021 saat Madrid bersua Real Betis. Akan tetapi, jika Zidane menggunakan formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3, maka Jovic hampir dapat dipastikan menjadi cadangan.

Di jornada kedua Liga Spanyol 2020-2021, Zidane bermain dengan formasi 4-2-3-1. Pada laga tersebut, Madrid sebenarnya kesulitan mencetak gol. Akan tetapi, ia enggan memasukkan Jovic. Sebab, ia tak ingin mengganti Benzema sebagai ujung tombak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini