Pelatih Timnas Argentina Tak Sependapat dengan Koeman soal Posisi Messi

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 46 2285637 pelatih-timnas-argentina-tak-sependapat-dengan-koeman-soal-posisi-messi-cojgSCPFvz.jpg Lionel Messi (Foto: @FCBarcelona/Twitter)

BUENOS ARIES – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Argentina, Lionel Scaloni, tak sependapat dengan Ronald Koeman soal posisi Lionel Messi di Barcelona. Ia menilai Messi tidak layak menempati posisi sembilan atau sebagai ujung tombak dalam mencetak gol.

Pada musim panas ini, Barcelona memang telah kehilangan sang striker Luis Suarez yang hijrah ke Atletico Madrid. Akan tetapi, kepergian Suarez juga tidak lepas dari sosok Koeman yang tidak memasukkan nama pemain Uruguay itu dalam skuadnya.

Lionel Messi (Foto: Barcelona)

Kini setelah kehilangan sosok striker, Koeman berusaha meracik skuad baru dengan komposisi yang ada. Bahkan Koeman tak ragu untuk memasang empat penyerang seperti untuk saling bertukar posisi, termasuk menjadi seorang striker.

Messi dan Antoine Griezmann pun dipercaya untuk menempati posisi striker tersebut dan sering bertukar tempat. Hal itu terlihat ketika Barcelona menjamu Villlarreal di Camp Nou, di mana Messi dan Griezmann saling bergantian mengisi posisi striker.

Baca juga Kepergian Messi dari Barcelona Pengaruhi Masa Depan Mbappe dan Mohamed Salah

Hasilnya, Barcelona sukses meraih kemenangan besar dengan skor telak 4-0. Messi pun turut menyumbangkan satu gol untuk Barcelona yang lahir dari hadiah titik putih.

Sayangnya, usaha Koeman untuk memasang Messi sebagai pembunuh tidak disepakati oleh Scaloni. Pelatih berpaspor Argentina itu menilai Messi tidak layak menjadi seorang striker. Ia merasa itu tidak akan berhasil untuk Messi.

Scaloni menilai Messi lebih layak untuk menjadi penyokong seorang striker ketimbang menjadi garda terdepan. Hasil itu pun terlihat di ajang Copa America 2019 ketika Argentina keluar sebagai runner-up di ajang se-Amerika Selatan tersebut.

“Ide yang kami miliki adalah selalu menempatkan orang-orang di depan Messi saat tim menguasai bola. Itu memberi kami hasil (di Copa America 2019),” ungkap Scaloni, mengutip dari Marca, Selasa (29/9/2020).

“Kami perlu memiliki orang-orang di depan sehingga ia bisa membantu dan menjadi lebih dalam serta bukan pada orang terakhir,” tambahnya.

Sementara itu, Messi memang diharapkan menjadi pemain yang diandalkan Barcelona pada musim ini. Setelah nyaris kehilangan La Pulga –julukan Messi, Barcelona kini masih berharap sang kapten memberi kontribusi besar untuk Blaugrana –julukan Bacelona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini