Positif Covid-19, Zlatan Ibrahimovic Hanya Butuh Tujuh Hari Karantina

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 47 2283655 positif-covid-19-zlatan-ibrahimovic-hanya-butuh-tujuh-hari-karantina-ujNPJbJGOR.jpg Zlatan Ibrahimovic (Foto: Laman Resmi AC Milan)

MILAN – Penyerang andalan AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, dikabarkan positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19). Hal ini diketahui pada Kamis 24 September 2020 malam WIB jelang pertandingan melawan Bodo/Glimt di babak kualifikasi III Liga Eropa.

Hal ini tentunya menjadi pukulan telak bagi AC Milan. Sebab, saat ini mereka mengalami krisis penyerang. Tercatat, Milan kini hanya memiliki pemain muda berusia 18 tahun, Lorenzo Colombo, yang berposisi asli sebagai penyerang tengah.

Milan sebenarnya memiliki Rafael Leao yang bisa ditempatkan sebagai penyerang tengah juga. Akan tetapi, pemain berkebangsaan Portugal itu masih dalam proses untuk membugarkan dirinya lagi lantaran baru sembuh dari infeksi Covid-19.

Baca juga: Komentar Lorenzo Colombo Usai Jadi Pencetak Gol Termuda AC Milan

Rafael Leao dan Zlatan Ibrahimovic

Tidak hanya di lini depan, Milan juga mengalami krisis di sektor pertahanan. Karena saat ini hanya Simon Kjaer dan Matteo Gabbia saja bek tengah Milan yang berada dalam kondisi bugar serta siap dimainkan. Leo Duarte pasalnya terinfeksi Covid-19 juga, sedangkan Alessio Romagnoli dan Mateo Musacchio masih dalam masa penyembuhan cedera.

Direktur Teknis AC Milan, Paolo Maldini, sadar betul dengan krisis yang dialami klubnya saat ini. Akan tetapi, Maldini enggan panik. Maldini menerangkan bahwa dalam tujuh hari, Ibra sudah akan bisa berlatih lagi bersama tim.

“Ibra baik-baik saja. Kami memiliki masalah di dua area: bek tengah dan lini depan. Saya turut prihatin untuk Ibra. Harapannya adalah secepatnya memberantas penyakit dan kembali lagi,” ujar Maldini kepada DAZN, Jumat (25/9/2020).

“Kami punya ide yang jelas. Semuanya dimulai dengan keyakinan bahwa ini adalah tim yang bekerja dengan baik. Semua yang akan dilakukan hanyalah memperbaikinya. Semua masalah berasal dari cedera di area yang sama, di pertahanan. Ibra akan tersedia dalam tujuh hari," sambungnya.

Setelah kabar tentang Ibra yang terinfeksi Corona tersebar luas, mantan CEO AC Milan, Adriano Galliani, sejatinya langsung menghubungi bomber berpaspor Swedia tersebut lantaran merasa khawatir. Galliani pasalnya tahu persis bahwa Ibra merupakan kunci kebangkitan AC milan saat ini.

Zlatan Ibrahimovic

"Saya mengiriminya pesan dan dia membalas dengan foto ironis bir Corona. Dia terlalu kuat, dia singa. Saya jatuh cinta padanya,” jelas Galiani.

"Bersamanya, Milan memimpin kejuaraan pasca-Covid, mereka mencetak poin yang sama dengan Atalanta dengan satu pertandingan lebih sedikit. Milan memenangkan pertandingan Liga Italia pertama (di musim 2020-2021) dengan Ibra mencetak dua gol. Dia kuat dan kami berharap dia akan melakukannya, segera berubah menjadi negatif,” tutur Galliani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini