Dzeko Mendarat di Juventus, Trio DDC atau KDC yang Dipilih Pirlo?

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 47 2279837 dzeko-mendarat-di-juventus-trio-ddc-atau-kdc-yang-dipilih-pirlo-WZWosjIATZ.jpg Edin Dzeko segera gabung Juventus. (Foto: Twitter/@EURO2020)

TURIN – Penyerang AS Roma, Edin Dzeko, selangkah lagi resmi menjadi pemain Juventus. Menurut jurnalis olahraga Italia, Fabrizio Romano, pesepakbola berpaspor Bosnia & Herzegovina itu didatangkan Juventus senilai 15 juta euro atau sekira Rp262 miliar.

Seiring kehadiran Dzeko, pola apa yang digunakan pelatih Juventus Andrea Pirlo? Ketika Juventus menang 5-0 atas Novara pada Minggu 13 September 2020 malam WIB, Pirlo menurunkan pola 3-5-2.

Edin Dzeko

(Dzeko selangkah lagi gabung Juventus)

Namun, melihat komposisi pemain saat ini, Pirlo diprediksi condong menggunakan formasi 4-3-3 atau 4-2-1-3. Jika komposisi 4-3-3, siapa pengisi penyerang yang dipilih Pirlo? Ada dua opsi trio yang bisa dipilih Pirlo.

Opsi pertama adalah trio DDC atau Dybala, Dzeko dan Cristiano Ronaldo. Selain trio DDC, Pirlo juga bisa memainkan tridente KDC yang jika dijabarkan diisi Kulusevski, Dzeko dan Cristiano Ronaldo.

Akan tetapi, jika pola 4-3-3 yang dipilih, Pirlo harus mengorbankan salah satu dari Kulusevski atau Dybala. Jika Dybala bermain, Kulusevski mesti duduk di bangku cadangan, begitu pun sebaliknya.

BACA JUGA: Usai Gaet Dzeko, Juventus Resmi Putus Kontrak Higuain

Hal itu karena baik Kulusevki dan Dybala akan berebut posisi winger kanan. Hal itu berbeda dengan Cristiano Ronaldo (winger kiri) dan Edin Dzeko (penyerang tengah) yang tanpa pesaing.

Meski begitu, bukan berarti Dybala dan Kulusevski tak bisa bermain bersamaan. Pelatih Pirlo bisa mengandalkan formasi 4-2-1-3 agar Dybala dan Kulusevski main bareng. Dalam pola ini, Dybala bertugas sebagai second striker. Kemudian Kulusevski beroperasi sebagai winger kanan, Cristiano Ronaldo (winger kiri) dan Dzeko (penyerang tengah).

Dejan Kulusevski

(Kulusevki bisa jadi winger andalan Juventus)

Karena itu, demi mengakomodasi empat nama di atas main berbarengan, trio KDC yang berpotensi dipilih Pirlo. Sekarang yang jadi pertanyaan, sanggupkah trio ini membawa Juventus juara Liga Champions?

Sekadar informasi, semenjak menjuarai Liga Champions 1995-1996, Juventus tak pernah lagi mengangkat trofi si Kuping Besar. Sejak saat itu, prestasi terbaik Juventus hanya finis runner-up pada edisi 1996-1997, 1997-1998, 2002-2003, 2014-2015 dan 2016-2017.

Karena itu, berhubung sudah dibela Cristiano Ronaldo dalam dua musim terakhir, plus kedatangan Dzeko dan Kulusevki, tak ada alasan lagi bagi Juventus untuk tidak mengakhiri Liga Champions 2020-2021 dengan gelar juara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini