LEVERKUSEN – Sebuah prediksi aneh diutarakan oleh mantan pelatih Bayer Leverkusen, Wolfgang Holzhauser, terkait perjalanan karier Kai Havertz bersama Chelsea. Ya, Holzhauser memprediksi bahwa karier Havertz bersama Chelsea takkan berlangsung lama.
Sebagaimana diketahui, Chelsea memang melakukan aktivitas transfer yang cukup gila-gilaan di musim panas 2020. Bagaimana tidak, Chelsea total menghabiskan dana sebesar 230 juta euro atau sekira Rp4,4 triliun untuk merekrut enam pemain baru.
Keenam pemain baru tersebut di antaranya adalah Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, Malang Sarr, Thiago Silva, dan teranyar Havertz. Chelsea sendiri kabarnya masih akan mengincar satu nama lagi pada posisi penjaga gawang di bursa transfer musim panas 2020.

Khusus untuk Havertz, kehadirannya di skuad Chelsea memang cukup menyita perhatian banyak pihak. Pasalnya, Havertz memang disebut-sebut sebagai salah satu pesepakbola muda yang paling potensial pada saat ini.
Baca Juga: Christian Pulisic Gunakan Nomor 10 di Chelsea, The New Eden Hazard Banget!
Hal tersebut memang tidak berlebihan, mengingat Havertz berhasil membawa Leverkusen menembus babak perempatfinal Liga Eropa 2019-2020, sebelum disingikirkan Inter Milan. Tak hanya itu, terhitung Havertz berhasil melesakkan
Holzhauser memiliki keyakinan besar bahwa Haverz sebenarnya layak bermain bersama klub yang jauh lebih besar ketimbang Chelsea seperti Bayern Muncih, Juventus, Barcelona, atau Real Madrid. Maka dari itu, Holzhauser pun menaruh keraguan jika Havertz bakal berkarier untuk kurun waktu yang lama bersama Chelsea.
“Saya lebih suka apabila ia bermain di tim yang memainkan gaya sepakbola 'Pep Guardiola' yaitu tim yang mengandalkan penguasaan bola. Sementara Frank Lampard dan manajer Chelsea lainnya memang kurang memainkan penguasaan bola,” jelas Holzhauser, seperti disadur dari Metro, Jumat (11/9/2020).
“Akan tetapi, dengan pembelian-pembelian baru mereka, saya yakin mereka akan lebih memainkan gaya bermain penguasaan bola. Itulah mengapa saya yakin Kai akan beradaptasi dengan cepat dan juga sukses di sana,” lanjut pelatih berusia 70 tahun tersebut.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris 2020-2021 di Pekan Perdana, Liverpool Pesta Gol?
“Dia memiliki kemampuan yang unik untuk pemain seusianya. Kepindahan ini tidak akan salah. Mereka (Madrid dan Barca) tak bisa membeli pemain karena krisis Covid-19. Saya juga tahu pihak Leverkusen tidak mau menjualnya di bawah 80 juta Euro, di mana angkat itu merupakan uang yang banyak.”
“Meski begitu itu tidak berarti Real dan Barca tidka tertarik dengan Kai di masa depan. Dia masih berusia 21 tahun dan sekarang yang terpenting ia mengambil langkah logis dalam perkembangannya setelah tiga tahun bermain reguler di Leverkusen,” tuntasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.