“Presiden klub adalah orang utama yang bertanggung jawab (atas kepergian Messi), yang utamanya dapat diukur dari kesuksesan tim di lapanga,” ucap Freixa, melansir dari Sportskeeda, Selasa (1/9/2020).
“Jika ini (kesuksesan tim) gagal terwujud dan sosok penting seperti Messi kemudian berpikir dia bisa lebih sukses di tempat lain, ini tentu saja kembali pada orang utama yang bertanggung jawab (yakni Bartomeu),” lanjut Freixa.
"Dalam hal masalah Messi, Bartomeu layak untuk disalahkan atas situasi ini, karena seorang presiden juga memiliki tugas membangun hubungan yang erat dengan para protagonis tim, dengan pelatih dan para kapten,” tambahnya.
“Selama bertahun-tahun, dia tidak berhasil dalam hal ini. Dia tidak bisa mencegah Messi dari melihat perubahan klub sebagai satu-satunya alternatif untuk dirinya sendiri. Itu adalah bencana. Namun, dalam kasus ini tidak hanya ada satu orang yang patut disalahkan,” tutupnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.