Carragher Sebut Messi Tak Cocok dengan Permainan Liverpool Asuhan Klopp

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 29 Agustus 2020 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 51 2269547 carragher-sebut-messi-tak-cocok-dengan-permainan-liverpool-asuhan-klopp-9WCz9yrrxo.jpg Lionel Messi. (Foto/FC Barcelona)

MANTAN bek, Liverpool Jamie Carragher mengatakan klub lamanya tidak akan ikut dalam perburuan mendatangkan Lionel Messi, pemain asal Argentina itu dikaitkan akan bermain ke Liga Inggris.

Messi telah memberi tahu Barcelona melalui faks bahwa dia ingin meninggalkan klub musim panas ini. Hal tersebut memicu spekulasi bahwa dia akan berlabuh ke sejumlah klub elite Eropa.

Foto/Twitter FC Barcelona

Namun, Carragher mengatakan dia akan senang melihat Messi di Liga Inggris, tapi dia meyakini pemain berjuluk La Pulga (si kutu) tersebut tidak cocok dengan gaya permainan Liverpool asuhan Jurgen Klopp.

Baca juga: Bintang Real Madrid Gosip Kepindahan Messi di Grup WhatsApp

Baca juga: Kepindahan Messi, Thomas Muller: Menarik bagi Dunia kecuali Fans Barcelona

Ia menambahkan bahwa satu-satunya klub yang berpotensi bisa mendatangkan Messi adalah Manchester City.

“Saya harap begitu, saya ingin melihat Messi di Liga Premier, '' katanya kepada Sky Sports mengutip Daily Mail, Sabtu (29/8/2020).

“Saya ingin menontonnya, saya ingin menganalisisnya. Klub yang jelas, dan satu-satunya tempat dia benar-benar bisa bermain (di Inggris) adalah Manchester City,” tambahnya.

“Dia miliki sejarah bersama Pep Guardiola dan pengaruh finansial yang dimiliki Man City,” lanjut Carragher.

Ia menjelaskan bahwa gaya permainan sangat berbeda dengan Man City, yang cenderung memainkan sepakbola teknis dan mengandalkan skil pemainnya.

“Saya tidak berpikir Liverpool akan mendekati situasi itu. Secara finansial, nomor satu, tetapi juga karena cara bermain Liverpool. Mereka mungkin jauh lebih energik daripada Man City. Man City lebih teknis dan itu akan lebih cocok untuk Messi,” kata Carragher.

Messi masih memiliki kontrak bersama Barcelona hingga Juni tahun depan, namun dia memiliki klausul pemutusan kontrak setiap akhir musim.

Foto/La Capital

Musim sepakbola biasanya berakhir Juni, tetapi karena ada pandemi virus corona membuat musim berakhir mundur. Pengacara Messi menilai musim akhir sepakbola berakhir usai final Liga Champions 2019-2020.

Sedangkan Barca kukuh menyatakan bahwa musim tetap berakhir pada Juni silam.

Dengan situasi seperti itu, klub yang mengingikan Messi harus menebus klausul pelepasan sang pemain sebesar 200 juta (Rp12 triliun).

'Tapi bagaimana Anda mendapatkan kesepakatan itu dengan melibatkan angka-angka, saya tidak terlalu yakin. Ini membingungkan,” pungkas Carragher.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini