Alasan Alaba Menenangkan Neymar saat Menangis di Final Liga Champions

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 28 Agustus 2020 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 261 2268967 alasan-alaba-menenangkan-neymar-saat-menangis-di-final-liga-champions-SAwUwaf7MN.jpg David Alaba (Foto: Twitter/@ChampionsLeague)

MUNICH – Bek Bayern Munich, David Alaba, menjelaskan alasannya yang bergegas menghibur Neymar Jr setelah saling bertarung di final Liga Champions 2019-2020. Aksinya mendapat pujian besar karena menunjukkan sportivitas yang tinggi di antara pemain.

Final Liga Champions pada akhir pekan lalu memang terasa emosional. Terutama bagi Neymar yang memegang beban besar untuk bisa memberikan gelar pertama bagi Paris Saint-Germain (PSG) di ajang Liga Champions.

Neymar Jr

Sayangnya, PSG gagal memanfaatkan kesempatan untuk langsung merebut gelar juara karena takluk dari Bayern. Pada laga pamungkas tersebut, PSG harus mengakui kemenangan Bayern dengan skor tipis 0-1.

Kekalahan tersebut membuat Neymar tertunduk lesu dan menangis. Akan tetapi, Alaba yang merupakan penggawa Bayern melihat situasi tersebut langsung merasa tersentuh.

Baca juga Neymar Menangis di Liga Champions, Alaba Menenangkan

Saat para pemain Bayern jatuh ke tanah atau berlari untuk merayakan kemenangan, Alaba langsung menghampiri Neymar. Pemain berpaspor Austria terlihat untuk menenangkan Neymar yang sangat terpukul dengan kekalahan tersebut.

Aksi Alaba pun kemudian mendapat pujian karena sportivitasnya yang tinggi. Alaba pun memiliki alasan untuk menenangkan Neymar karena ia mengakui beban yang dibawa Neymar sangatlah besar.

“Ternyata seperti itu. Ia pemain yang memiliki banyak tekanan di pundaknya, yang membawa beban besar ,yang memikul nasib seluruh klub,” ungkap Alaba, mengutip dari Goal, Jumat (28/8/2020).

Meski begitu, Alaba juga tidak menyangkal memiliki kekaguman terhadap sosok Neymar. Sebab, bukan hanya gaya bermain Neymar yang sangat baik, tetapi juga sikap sang bintang yang selalu tersenyum saat bermain.

Neymar Jr

“Itu penting (Neymar yang selalu tersenyum ketika bermain). Kami semua menyukai para atlet seperti ini,” tambahnya.

Pada laga final, Neymar sendiri memiliki peluang mencetak gol untuk setidaknya memberi harapan kepada PSG. Tetapi, usahanya berhasil digagalkan Manuel Neuer yang membuat Neymar tidak bisa menutupi kekecewaannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini