Gaji Jadi Penyebab Oh In-kyun Belum Mau Renegosiasi Kontrak dengan Arema FC

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 49 2265721 gaji-jadi-penyebab-oh-in-kyun-belum-mau-renegosiasi-kontrak-dengan-arema-fc-xGf4hodsjV.jpg Oh In-kyun. (Foto/Arema FC)

MALANG – Gelandang Arema FC, Oh In-kyun belum mau menandatangani renegoisasi kontrak dengan manajemen klub karena terkendala kesepakatan gaji.

In-kyun melalui fitur Instagram stories menjelaskan alasan dia belum mau meneken rekontrak yang diberikan Arema FC, karena tidak sepakat dengan gaji yang ditawarkan kepadanya.

Foto/Twitter Arema FC

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengakui bahwa klub tidak bisa memberikan sesuatu yang diminta oleh pemain asal Korea Selatan tersebut.

Baca juga: Pemain Muda Asal Brasil Sambut Baik Rencana Dinaturalisasi Arema FC

Baca juga: Calon Pelatih Arema FC Pantau Latihan Singo Edan

Mengacu pada surat PSSI nilai gaji per bulan yang didapatkan pelatih dan pemain hanya setengah gaji atau 50% pada musim ini.

“Kalau mengacu pada SK PSSI No. 48 dan No. 53, semua pelatih dan pemain mulai September mendapatkan gaji 50 persen dengan skema tersebut. Kalau dia minta di atas itu, jujur kami keberatan. Kami tidak bisa memenuhi permintaan In-kyun,” kata Ruddy mengutip Wearemania, Sabtu (22/8/2020).

Ruddy menjelaskan bahwa In-kyun memberikan agar dia mau menandatangani rekontrak. Melalui agennya, pemain 35 tahun itu menyampaikan keinginannya agar durasi kontraknya diperpanjang semusim ke depan.

Permintaan tersebut diajukan karena lantaran tahun depan In-kyun akan melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya.

“Itu yang membuat kami keberatan. Kami tidak bisa mengabulkannya. Apalagi ini pelatihnya sudah ganti, bukan lagi Mario Gomez, belum tentu juga si pelatih mau,” ujar Ruddy.

“Manajemen pada prinsipnya hanya memenuhi apa kata pelatih yang lebih tahu kebutuhan tim,” tambahnya.

Ruddy Widodo menegaskan, pihaknya tak masalah meski kehilangan dua pemain asing sekaligus. Sebelum In-kyun, Arema sudah ditinggal penyerang asal Argentina, Jonathan Bauman dengan alasan yang sama.

“Ya, tidak masalah, mau bagaimana lagi? Mau bermain pakai pemain lokal semua oke saja. Sudah terbukti Arema bisa mengalahkan PS Tira dengan full pemain lokal di pekan pertama Liga 1 2020,” tandasnya.

Arema FC berhasil menang di laga perdana Liga 1 2020 melawan PS Tira-Kabo dengan skor 2-0. Namun, pada dua pertandingan selanjutanya, Singo Edan kalah dengan skor 2-1 dari Persib Bandung dan takluk dari PSIS Semarang dengan skor 2-0.

Sebelum Liga 1 2020 dihentikan pada pertengawan Maret 2020 lalu, Arema FC berada di posisi 12 dengan raihan satu poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini