Fabio Capello Ungkap Faktor Utama yang Buat Juventus Tendang Maurizio Sarri

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 21 Agustus 2020 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 21 47 2265275 fabio-capello-ungkap-faktor-utama-yang-buat-juventus-tendang-maurizio-sarri-anZdfwek0D.jpg Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. (Foto: Twitter/Juventusfc)

TURIN Maurizio Sarri telah resmi dipecat dari Juventus. Kegagalan Sarri dalam mengantarkan Juventus ke perempatfinal Liga Champions 2019-2020 pun disebut-sebut menjadi salah satu penyebab mengapa pelatih asal Italia itu ditendang dari kursi kepelatihan Bianconeri –julukan Juventus.

Mantan pelatih Real Madrid, Fabio Capello juga merasa bahwa kegagalan Juventus di Liga Champions 2019-2020 menjadi salah satu penyebab Sarri dilepas usai musim berakhir. Ia melihat Sarri telah gagal memberikan hasil yang baik di kompetisi antarklub Eropa tersebut.

Capello pun sebenarnya tak bisa menyalahkan Sarri sepenuhnya. Sebab Juventus bermain menghadapi Olympique Lyon di leg kedua 16 besar Liga Champions 2019-2020 usai beberapa bulan sempat berhenti bermain akibat adanya wabah virus corona.

Baca Juga: Setelah Sarri dan Matuidi, Siapa Lagi Korban Revolusi Pirlo di Juventus?

Maurizio Sarri

Capello melihat skuad Juventus benar-benar berubah usai kompetisi sepakbola dimulai kembali pada Juni 2020 kemarin. Ia merasa Juventus asuhan Sarri itu seperti kehilangan kualitas, kekuatan, serta permainan secara tim pasca kembali bertanding.

Menariknya, Capello hanya melihat Cristiano Ronaldo yang tak berubah sama sekali dan mampu tampil sangat luar biasa. Hal itu dapat dibuktikan dengan dua gol yang disumbangkan Ronaldo di laga Juventus vs Lyon yang berakhir dengan skor 2-1 (secara agregat 2-2, Lyon lolos karena unggul gol tandang) tersebut.

“Tim itu (Juventus) sudah tak sama semenjak dijedanya kompetisi sepakbola. Tim tersebut terlalu banyak menurunkan kondisi fisik mereka, satu-satunya yang bisa bermain bagus melawan Lyon adalah Cristiano Ronaldo,” jelas Capello, mengutip dari Sportskeeda, Jumat (21/8/2020).

“Secara kualitas (permainan), kekuatan, dan organisasi tim sangat kurang. Saya rasa itulah mengapa mereka mengganti pelatih,” tambah Capello.

Selain faktor gugurnya Juventus di Liga Champions, secara keseluruhan Capello melihat Sarri sebenarnya sudah gagal menerapkan permainan terbaiknya di musim 2019-2020 ini. Mantan pelatih Juventus itu merasa Sarri tak bisa menerapkan permainan Napoli ke skuad berjuluk Bianconeri tersebut hingga akhirnya dipecat.

Maurizio Sarri

Padahal ketika Juventus memutuskan untuk bekerja sama dengan Sarri di awal musim 2019-2020, banyak pihak yang menantikan adanya gaya permainan Napoli saat masih dilatih oleh pria berusia 61 tahun tersebut. Sebab saat Sarri masih melatih Napoli, Partenopei –julukan Napoli– bisa tampil sangat luar biasa.

“Tim yang diyakini semua orang bisa bersama CR7 belum terlihat, sistem permainan baru yang dilihat semua orang dengan Napoli dari Sarri tidak terlihat sama sekali saat dirinya berada di Juventus," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini