3. Tuchel menangi adu taktik lawan Nagelsmann
Dua arsitek tim berpaspor Jerman duduk di bangku cadangan. Kebetulan, hubungan keduanya bagaikan murid dan guru. Thomas Tuchel adalah orang yang pertama kali merekomendasikan Julian Nagelsmann untuk mengambil kursus kepelatihan.
Formasi 4-3-3 yang diturunkan Tuchel lebih moncer dibandingkan 4-5-1 yang dimainkan Julian Nagelsmann. Satu-satunya yang tidak bekerja dengan baik dari taktik tersebut adalah tumpulnya kreativitas serangan RB Leipzig. Andai tidak, maka Nagelsmann bisa saja mengalahkan sang guru.

2. Pertunjukan kelas dunia Angel di Maria
Kehilangan sosok Di Maria begitu dirindukan PSG saat melawan Atalanta. Mereka hanya mengandalkan Neymar Jr seorang ketika mendobrak pertahanan La Dea. Ketika Di Maria tampil, aliran bola PSG menjadi lebih hidup dan tidak mengandalkan seorang pemain saja.
Orang Argentina itu sukses melepaskan dua assist dan mencetak satu gol saat menghadapi RB Leipzig. Penampilan itu berbuah penghargaan sebagai pemain terbaik. Andai Di Maria bisa mempertahankan penampilannya, bukan tidak mungkin PSG sanggup menjadi juara.