Inter Milan Sudah Pelajari Permainan Shakhtar Donetsk

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2020 09:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 17 51 2263237 inter-milan-sudah-pelajari-permainan-shkahtar-donetsk-f9c3tLnfvc.jpg Pemain Inter Milan berlatih (Foto: UEFA)

DUSSELDORF – Inter Milan bakal melakoni pertandingan babak semifinal Liga Eropa 2019-2020 dengan menghadapi wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada Selasa 18 Agustus 2020 dini hari WIB.

Bek Inter Milan, Diego Godin, menilai Shakhtar tak akan menjadi lawan yang mudah. Maka dari itu ia bersama dengan rekan-rekannya dan juga pelatih telah mempelajari permainan Shakhtar jelang pertandingan nanti.

Di babak perempatfinal, Shakhtar pasalnya memetik kemenangan telak dengan skor 4-1 atas FC Basel. Menurut Godin, hal itu bisa terjadi karena Shakhtar memiliki permainan yang solid.

Baca juga: Sevilla vs Man United, Lopetegui: Kami Pantas Mencapai Final

Shakhtar Donetsk

Lini serang Shakhtar juga dinilai cukup tajam karena mampu mengkonversi banyak peluang yang mereka peroleh menjadi gol. Itulah mengapa sebagai seorang bek, Godin akan berusaha untuk memutus serangan dari Shakhtar di laga nanti.

“Kami menonton banyak video, termasuk perempatfinal mereka dengan Basel. Mereka suka menguasai bola, memainkannya dengan kaki, mendorong bek sayap ke depan,” terang Godin, seperti dilansir dari Football Italia, Senin (17/8/2020).

“Mereka memiliki banyak pemain berkualitas, jadi kami harus menekan mereka dan memusnahkan sirkuit umpan mereka, lalu kami bisa melukai mereka dengan gaya sepakbola kami sendiri,” lanjut bek berpaspor Uruguay tersebut.

Godin sendiri sebenarnya memiliki pengalaman yang hebat di ajang Liga Eropa. Sebab, ia pernah menjuarai turnamen ini kala berseragam Atletico Madrid.

Kendati demikian, Godin harus mengakui bahwa cara bermain di Inter berbeda dengan saat bersama Atletico. Ia masih harus memahami kemauan pelatih Inter, Antonio Conte. Maklum saja, Godin pasalnya baru bergabung dengan Inter di musim panas 2019.

“Merupakan tantangan bagi saya untuk memahami apa yang diinginkan Antonio Conte. Ini sangat berbeda dengan cara saya bermain dan bergerak selama 15-20 tahun,” beber Godin.

“Saya harus berubah secara mental dan juga fisik, mengubah cara saya memandang sepakbola, dan saya telah belajar banyak dari pelatih. Itu tidak mudah, tapi sekarang saya mengerti apa yang diinginkan Conte dari saya,” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini