TURIN – Juventus harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 lantaran hanya bisa mengakhiri laga dengan agregat 2-2 melawan Olympique Lyon. Pasalnya, Juve kalah agresivitas gol tandang dari tim berjuluk Les Gones tersebut.
Keadaan ini membuat banyak orang, utamanya Milanisti –pendukung AC Milan- meyakini bahwa kegagalan Juve di Liga Champions merupakan kutukan Sulley Muntari untuk Gianluigi Buffon. Sebab, Muntari pernah dibuat sangat kecewa oleh penjaga gawang berpaspor Italia tersebut.
Hal ini bermula pada musim kompetisi Liga Italia 2011-2012. Kala itu AC Milan menjamu Juventus di giornata ke-25. Saat pertandingan memasuki menit ke-24, Muntari sebenarnya berhasil mencetak gol ke gawang Buffon. Akan tetapi, gol tersebut dianulir oleh wasit Paolo Tagliavento.
Baca juga: Sejak Kedatangan Ronaldo, Juventus Sangat Bergantung pada CR7 di Liga Champions

Jika melihat tayangan ulang, bola sebenarnya sudah melewati garis gawang. Namun, Buffon berhasil menangkapnya dan segera membuang bola keluar. Karena hal tersebut, pertandingan pun berakhir imbang 1-1 dan Milan kehilangan kesempatan untuk menjuarai Liga Italia 2011-2012.
Muntari meyakini bahwa Buffon sebenarnya mengetahui bola sudah melewati garis gawang. Akan tetapi, Buffon tak mau mengakuinya. Bahkan setelah pertandingan, Buffon mengungkapkan pernyataan bahwa ia tidak menyesal melakukan hal itu.
“Saya akan mengulangi kata-kata saya kembali. Meskipun saya tahu bola telah melewati garis gawang, maka saya tak akan mengatakan apa pun. Saya tak akan mengubur tim saya sendiri," terang Buffon kepada Sky Sport Italia kala itu.
"Saya cukup sadar. Di balik semua itu, saya punya beberapa contoh dari kejadian lainnya. Bawa kepada saya, siapa pun yang akan membantu wasit. Yang saya pikirkan hanya menangkap bola, mungkin Muntari yang harus melakukannya lebih baik,” sambung Buffon.