Mario Gomez Resmi Tinggalkan Arema FC

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 00:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 49 2256452 mario-gomez-resmi-tinggalkan-arema-fc-e76tzA1JMc.jpg Mario Gomez (Foto: Media Arema FC)

MALANG – Mario Gomez resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Pelatih Arema FC. Hal ini diketahui setelah Generak Manager Arema FC, Ruddy Widodo, buka suara di sela-sela latihan perdana Singo Edan pada Senin 3 Agustus 2020.

Dalam latihan perdana setelah penangguhan akibat pandemi Virus Corona (Covid-19) tersebut, Gomez sejatinya sudah tidak menampakkan diri lagi di Stadion Kanjuruhan. Latihan hanya dihadiri oleh para pemain dan asisten pelatih.

Maka dari itu, Ruddy kemudian memberikan penjelasan bahwa Gomez kini sudah tidak lagi berstatus sebagai pelatih Arema. Pelatih berpaspor Argentina itu diketahui sudah berencana untuk mengundurkan diri sejak dua pekan lalu.

Baca juga: Gegara Bagas Adi TC Bareng Timnas, Hanif Sjahbandi Belum Mau Renegosiasi dengan Arema FC

Mario Gomez

Menurut penuturan Ruddy, Gomez tidak bisa melanjutkan kerja sama dengan Arema karena ia tidak sepakat dengan rekontrak yang diajukan PSSI. Gomez pun tidak menyalahkan Arema karena pihak klub hanya melaksanakan apa yang diminta PSSI.

Itulah mengapa Gomez mengirim pesan WhatsApp kepada Ruddy. Pelatih 63 tahun itu menuliskan bahwa ia ingin bicara melalui telefon. Namun, karena sedang melaksanakan sholat Jumat, Ruddy pun membalas Gomez bahwa ia akan menghubunginya setelah itu.

“Setelah sholat Jumat, saya kembali ke kantor Arema. Saya telefon Gomez di ruangan bagian keuangan klub. Saya loudspeaker sehingga banyak yang dengar,” beber Ruddy, seperti dikutip dari Wearemania, Selasa (4/8/2020).

“Dia bilang, terima kasih kepada saya sudah membawa dia ke Arema, dia tidak menyalahkan saya, tidak menyalahkan klub, tapi dia tidak bisa berlanjut dengan situasi dan kondisi seperti ini (rekontrak sesuai SK PSSI No. 53),” lanjutnya.

“Dia tanya begini, ‘Manajer, saya tanya, jawablah dengan jujur, kamu bagaimana tentang saya?’ Saya awalnya tidak paham, lalu dia tanya lagi, “Masih mau tidak kerja sama dengan saya?’ Ya saya jawab Arema masih membutuhkannya, karena ‘perang’ kita baru tiga pertandingan, tinggal 31 pertandingan tersisa. Jujur kami masih ingin mempertahankannya,” jelas Ruddy.

Meski berat untuk melepas Gomez, namun Ruddy mengaku ia dan manejemen Arema tidak bisa memaksa sang pelatih untuk tetap bertahan. Ruddy pasalnya sadar bahwa Gomez juga memiliki perhitungan finansialnya sendiri.

“Karena pertimbangannya itu (tidak menyetujui skema rekontrak dari PSSI) ya saya tidak tahu lagi. Mungkin dia juga mempertimbangkan kebutuhan keluarganya, dengan bekerja di negara orang, jadi punya target minimal income sekian. Saya tidak bisa memaksa siapa pun,” terang Ruddy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini